Kerispatih, Badai dan Sammy Simorangkir Gelar Konser di Tiga Kota

kerispatih badai dan sammy

Bersama Badai dan Sammy Simorangkir, grup band Kerispatih menggelar konser bertajuk Tak Lekang Oleh Waktu di tiga kota yakni, Semarang, Palembang dan Surabaya. Menurut Badai, formasi Kerispatih bersama dirinya dan Sammy Simorangkir diharapkan akan mengobati rasa rindu para maha patih, sebutan untuk penggemar Kerispatih, akan formasi yang lama. “Pertunjukan ini bukan hanya menunjukan pertunjukan musik, tapi terbuai dengan lagu-lagu hits Kerispatih, pasti akan sing a long. Itu mudah-mudahan membuat penonton kangen sama formasi ini,” ucap Badai dalam jumpa pers di UOB Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Untuk perisiapan, beberapa hal telah dilakukan oleh Kerispatih, Badai dan Sammy Simorangkir. Salah satunya adalah memilih daftar lagu. “Persiapannya kemarin sudah dipersiapkan song list dan hampir semua hit single ya. Terus pasti latihan dan ada beberapa surprise atau kejutan lainnya,” kata vokalis Kerispatih, Fandy Santoso. Nantinya, Fandy dan Sammy akan bergantian menyanyikan lagu-lagu hit Kerispatih dan juga berkolaborasi. “Kemarin lagunya sudah dipilih. Kalau Sammy ada berapa lagu ada empat atau lima lagu, kalau Fandy ada lima, nanti ada Sammy dan Fandy duet dua lagu, saya trio Fandy, dan duet sama Sammy satu lagu. Semua dibagi-bagi sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Badai. “Ini lagu kenapa bikinkan untuk Sammy karena ada history-nya begitu juga dengan Fandy,” imbuh Badai. Selain bernostalgia dengan lagu-lagi Kerispatih, ketiganya juga akan mengenang kepergian rekan mereka, basis Kerispatih, Andika Putrasahadewa. “Dalam setiap panggungan kami, akan mempersembahkan untuk Andika. Akan ada treatmen itu nantinya diatas panggung,” kata Badai.

Konser Tak Lekang Oleh Waktu akan digelar di UTC Hotel Convention Hall, Semarang pada 14 April, Grand Ballroom Aryaduta Hotel, Palembang pada 3 Mei dan Tunjungan Plaza 3 Convention Center, Surabaya pada 26 Juli. Tiket konser presale sudah bisa didapatkan di beberapa platform ticketing online.

Sumber

Advertisements

Park Jihoon Ungkap Jadwal Teaser untuk Debut Solo

park-ji-hoon_20180705_211145

Mantan member boyband Wanna One Park Jihoon (19) bersiap dengan debutnya sebagai artis solo. Pada Minggu (11/3/2019), Jihoon mengungkap jadwal peluncuran berbagai teaser album solonya, O’Clock, pada 26 Maret mendatang. Pada 14 Maret 2019 ia akan merilis foto konsep pertama. Foto konsep kedua akan diungkap sehari kemudian, tepatnya 15 Maret 2019. Ia akan mengungkap daftar lagu pada 18 Maret dan teaser video musik pada 20 Maret. Sementara itu pada 22 Maret, para penggemar bisa mengintip sekilas tentang album itu.

Lirik lagu utama akan diungkap pada 25 Maret. Keesokan harinya, 26 Maret pukul 18.00 waktu Korea, Park Jihoon secara resmi meluncurkan album O’Clock dan video musiknya. Saat ini Park Jihoon masih sibuk dengan kegiatan fan meeting. Setelah Taipei (Taiwan) pada 2 Maret dan Bangkok (Thailand) pada 8 Maret, ia menemui penggemarnya di Manila (Filipina), Hong Kong, Macau, serta Osaka dan Tokyo (Jepang).

Sumber

Radhini dan Insiden Kecil di Panggung Java Jazz Festival 2019

radhini 3

 

 

JakartaRadhini terjatuh di panggung saat tampil di BNI Java Jazz Festival 2019. Pelantun ‘Sampai Nanti’ itu dijadwalkan tampil di panggung Kementrian Pariwisata pada hari kedua, Sabtu (2/3/2019).

Saat membawakan lagu keempat, ia tiba-tiba terjatuh. Namun ia tetap melanjutkan penampilannya sambil duduk setelah bangkit kembali.

“Pas lagu keempat selesai, tiba-tiba jatuh saat jalan ke kanan panggung. Mungkin karena memang panas banget kan panggungnya, lalu ada lighting juga, dia sempat blackout. Saat jatuh ya semua panik, karena dia lagi hamil juga kan,” tutur manager Radhini, Winta.

Namun Radhini tetap memutuskan untuk melanjutkan penampilannya dengan duduk kursi pada empat lagu terakhir.

“Di panggung aku sempat tanya, mau dilanjutin atau nggak. Tapi dia jawab, nggak apa-apa aku lanjutin aja, akhirnya Radhini nyanyi di kursi 4 lagu terakhir,” cerita Winta.

Winta juga menambahkan, saat ini, Radhini dalam keadaan baik-baik aja dan sudah melakukan pemeriksaan ke rumah sakit.

 

BTS Paling Laris Setelah Drake di 2018

bts-on-lgbtq-e0250ea2-6147-4726-8433-8c47c60192ee.jpg

 

Boyband asal Korea Selatan BTS kembali menorehkan prestasi tingkat dunia. Grup di bawah naungan Big Hit Entertainment itu menempati posisi ke-2 daftar artis musik paling laris dunia 2018.

Daftar itu dikeluarkan oleh International Federation of the Phonografic Industry (IPFI), sebuah lembaga nirlaba yang mewakili industri musik di seluruh dunia. BTS berada di peringkat ke-2 setelah rapper asal Kanada Drake dengan album kelimanya, Scorpion.

IFPI menjelaskan peringkat itu disusun berdasarkan total penjualan album dan singel baik fisik maupun digital serta streaming sepanjang tahun. Pada keterangan yang dirilis pada Selasa (26/2/2019), IFPI menyebut BTS berhasil merebut hati penggemarnya di seluruh dunia dan berjasa besar membawa K-pop ke level global. Menurut IFPI, BTS mencetak prestasi itu berkat dua albumnya, Love Yourself: Tear (Mei 2018) dan Love Yourself: Answer (Agustus 2018). Dalam daftar itu, Ed Sheeran menempati peringkat 3, diikuti Post Malone, Eminem, Queen, Imagine Dragons, Ariana Grande, Lady Gaga, dan Bruno Mars.

Sumber

Lalala Fest 2019, Berkonsep Unik.

lalala 3

Gelaran ketiga Lalala Fest telah diadakan di Orchid Forest, Cikole, Lembang. Namun sayangnya, konser musik yang mengusung tema alam ini, kembali menuai protes. Panitia bahkan dinilai tak belajar dari kesalahan dari dua gelaran sebelumnya yang diadakan pada 2016 dan 2018 lalu.

Para penonton yang datang di gelaran ketiga pada 23 Februari 2019, beramai-ramai menuliskan protesnya via akun Instagram resmi Lalala Fest, @lalala.fest. Protesnya tetap sama, sistem parkir kendaraan dan medan tempuh yang dianggap terlalu jauh dari venue konser hingga transportasi shuttle yang terbatas.

Bicara soal medan tempuh, dari keluhan penonton yang dirangkum melalui Instagram Lalala Festitu menyebutkan bahwa mereka harus berjalan kurang lebih 3 kilometer dari area parkir menuju venue konser. Bukan itu saja, mereka harus berjalan dalam situasi yang padat merayap bersama dengan ribuan penonton lainnya. Alhasil, jalan kaki pun malah menjadi padat dan terkesan macet.

Ditambah lagi dengan situasi medan yang mereka tempuh cukup menantang. Pasalnya, medan tersebut berupa tanjakan dan turunan. Belum lagi mereka harus menepi ketika ada shuttle Lalala yang lewat memecah kerumunan.

Terkait hal ini, sebenarnya pihak panitia sudah memberikan informasi jauh hari sebelumnya. Bahkan, pihak panitia sudah mengantisipasi protes ini dengan menyediakan shuttle untuk mengangkut para penonton dari area parkir menuju venue konser.

Hanya saja, jumlah shuttle tersebut memang tidak banyak. Alhasil, ribuan penonton tersebut harus antri dan menunggu shuttle berikutnya datang sekitar 10 hingga 15 menit. Ditambah, mereka harus berusaha memecah kerumunan penonton yang berjalan kaki memenuhi jalan.

Menyadari waktu mereka akan habis untuk menunggu antrian shuttle, kebanyakan dari penonton ini memilih untuk jalan kaki ke venue Lalala Fest 2019. Meskipun mereka menyadari jarak yang mereka tempuh amat jauh dan padat.

Sumber

Daftar lengkap Pemenang Grammy Awards 2019

gettyimages-911475958

Ajang penghargaan Grammy Awards ke-61 atau Grammy Awards 2019 yang digelar di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat pada Minggu (10/2) telah usai. Total ada 44 nominasi yang diperebutkan musisi.

Rapper Childish Gambino dan Kacey Musgraves masing-masing berhasil mendapat empat penghargaan Grammy Awards. Gambino berhasil membawa pulang penghargaan Record of The Year, Song of The Year, Best Rap/Sung Performance dan Best Music Video, sementara Musgraves unggul di kategori Album of The Year, Best Country Solo Performance, Best Country Song dan Best Country Album.

Itu diikuti Lady Gaga dan Brandi Carlile yang mendapat tiga penghargaan. Gaga berhasil meraih penghargaan Pop Duo/Group Performance, Best Song Written dan Best Pop Solo Performance, sementara Carlile bangga membawa pulang Best American Album, Best American Roots Performance dan Best American Roots Song.

Berikut daftar lengkap nominasi Grammy Awards 2019.

Record of The Year
‘This is America’ – Childish Gambino

Album of the Year
‘Golden Hour’ – Kacey Musgraves

Song of The Year
‘This Is America’ – Childish Gambino

Best New Artist
Dua Lipa

Pop Duo/Group Performance
‘Shallow’ – Lady Gaga & Bradley Cooper

Best Traditional Pop Vocal Album
‘My Way’ – Willie Nelson

Best Dance Recording
‘Electricity’ – Silk City & Dua Lipa Featuring Diplo & Mark Ronson

Best Dance/Electronic Album
‘Woman Worldwide’ – Justice Electro

Best Rock Performance
‘When Bad Does Good’ – Chris Cornell

Best Pop Solo Performance
‘Joanne (Where Do You Think You’re Goin’?)’ – Lady Gaga

Best Traditional Pop Vocal Album
‘My Way’ – Willie Nelson
Best Pop Vocal Album
‘Sweetener’ – Ariana Grande

Best Metal Performance
‘Electric Messiah’ – High on Fire

Best Rock Song
‘Masseduction’ – St. Vincent

Best Rock Album
‘From the Fires’ – Greta Van Fleet

Best Alternative Music Album
‘Colors’ – Beck

Best R&B Performance
‘Best Part’ – H.E.R. feat. Daniel Caesar

Best Traditional R&B Performance
‘Bet Ain’t Worth the Hand – Leon Bridges

Best R&B Song
‘Boo’d Up’ – Ella Mai

Best Urban Contemporary Album
‘Everything Is Love’ – Beyonce

Best R&B Album
‘H.E.R.’ – H.E.R.

Best Rap Performance
‘King’s Dead’ – Kendrick Lamar, Jay Rock, Future, James Blake

Best Rap/Sung Performance
‘This Is America’ – Childish Gambino

Best Rap Song
‘God’s Plan’ – Drake

Best Rap Album
‘Invasion Of Privacy’ – Cardi B

Best Country Solo Performance
‘Butterflies’ – Kacey Musgraves

Best Country Duo/Group Performance
‘Tequila’ – Dan + Shay

Best Country Song
‘Space Cowboy’ – Kacey Musgraves

Best Country Album
‘Golden Hour’ – Kacey Musgraves

Best Jazz Vocal Album
‘The Window’ – Cécile McLorin Salvant

Best Jazz Instrumental Album
‘Emanon’ – Wayne Shorter Quartet

Best Gospel Album
‘Hiding Place’ – Tori Kelly

Best Contemporary Christian Music Album
‘Look Up Child’ – Lauren Daigle

Best Latin Pop Album
‘Sincera’ – Claudia Brant

Best Latin Rock, Urban or Alternative Album
‘Aztlan’ – Zoe

Best Regional Mexican Music Album (Including Tejano)

‘Mexico Por Siempre!’ – Luis Miguel

Best Tropical Latin Album
‘Anniversary’ Spanish Harlem Orchestra

Best Regional Roots Music Album
‘No ‘Ane’I’ – Kalani Pe’a

Best Americana Album
‘By The Way, I Forgive You’ – Brandi Carlile

Best Bluegrass Album
‘The Travelin’ McCourys’

Best Traditional Blues
‘The Blues Is Alive And Well’ – Buddy Guy

Best Contemporary Blues Album
‘Please Don’t Be Dead’ – Fantastic Negrito

Best Contemporary Classical Composition
‘Kernis: Violin Concerto’ – Aaron Jay Kernis

Best Folk Album
‘All Ashore’ – Punch Brothers

Best Children’s Album
‘All The Sounds’ – Lucy Toon, The Jazz Cats

Best Spoken Word Album
‘Faith – A Journey For All’ – Jimmy Carter

Best Reggae Album
’44/876′ – Sting & Shaggy

Best Improvised Jazz Solo
‘Don’t Fence Me In’ – John Daversa

Best Large Jazz Ensemble Album
”American Dreamers: Voices Of Hope, Music Of Freedom’ – John Daversa

Best Latin Jazz Album
‘Back To The Sunset’ – Dafnis Prieto Big Band

Spoken Word
Faith – A Journey For All – Jimmy Carter

Best Musical Theater Album
The Band’s Visit

Best Comedy Album
‘Equanimity & The Bird Revelation’ – Dave Chappelle

Best Compilation Soundtrack For Visual Media
The Greatest Showman

Best Score Soundtrack For Visual Media
‘Black Panther’ – Ludwig Göransson

Best Song Written For Visual Media
‘Shallow’ – Lady Gaga & Bradley Cooper, – A Star Is Born

Best New Age Album
‘Opium Moon’

Best American Roots Performance
‘The Joke’ – Brandi Carlile

Best American Roots Song
‘The Joke’ – Brandi Carlile

Producer of The Year, Non-Classical
Pharrell Williams

Best Music Video
‘This Is America’ – Childish Gambino

Best Music Film
Quincy

Best Engineered Album, Classical
‘Shostakovich: Symphonies Nos. 4 & 11’ – Shawn Murphy & Nick Squire

Producer Of The Year, Classical
Blanton Alspaugh

Best Orchestral Performance
‘Shostakovich: Symphonies Nos. 4 & 11’ – Andris Nelsons

Best Opera Recording
‘Bates: The (R)evolution Of Steve Jobs’

Best Choral Performance
‘McLoskey: Zealot Canticles’

Best Chamber Music/Small Ensemble Performance
‘Anderson, Laurie: Landfall’ – Laurie Anderson, Kronos Quartet

Best Classical Instrumental Solo
‘Kernis: Violin Concerto’ – James Ehnes, Ludovic Morlot

Best Classical Solo Vocal Album
‘Songs Of Orpheus – Monteverdi, Caccini, D’India & Landi’ – Karim Sulayman, Jeannette Sorrell

 

Sumber

Alasan Lagu Lady Gaga Mudah Terngiang-ngiang di Kepala

10095018aa

Pernahkah setelah Anda mendengar sebuah lagu tertentu, lagu itu terngiang-ngiang terus di kepala Anda, bahkan secara tidak sadar? Bukan hanya pada musik yang disukai, namun juga yang mungkin Anda benci.

Mengalami lagu yang terputar berulang-ulang di otak adalah kejadian yang biasa dan dialami orang-orang di seluruh dunia. Namun, beberapa lagu mungkin saja “bersarang” di otak selama berhari-hari, lebih daripada yang lain.

Mengutip Open Culture pada Rabu (6/2/2019), sebuah studi yang dilakukan pada 2010 hingga 2013 mencoba mencari tahu tentang hal ini. Para peneliti dari Durham University, Goldsmiths, University of London, dan University of Tubingen mencari tahunya dalam sebuah studi berjudul “Dissecting an Earworm: Melodic Features of Song Popularity Predict Involuntary Musical Imagery.”

Mengutip Billboard, para peneliti melakukan survei pada tiga ribu orang. Terungkap bahwa ada beberapa lagu yang paling mudah terngiang-ngiang. Salah satunya adalah beberapa lagu milik Lady Gaga.

“Dia memiliki tiga lagu dalam 10 teratas daftar ‘earworm‘ kami. Lagunya ‘Bad Romance‘ dituliskan oleh 33 persen partisipan dalam penelitian kami. ‘Alejandro‘ dan ‘Poker Face’ berada di posisi 8 dan 9 pada posisi daftar kami. Jadi sepertinya artis tertentu lebih menonjol daripada yang lain,” kata penulis utama Kelly Jakubowski.

(Sumber)