Project Pop Merasa Sering Terlupakan

comeback-project-pop-rilis-single-baru--469fab

 

 

Grup vokal Project Pop bersyukur menjadi salah satu penampil dalam Love Festival Vol. 3 Love is Live yang akan digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (8/2/2019) mendatang. “Terima kasih sudah mengundang kami. Kami merasa dihargai juga sekali. Perhelatan musik yang dulu kita anggap kok enggak menghargai kita sebagai musisi Indonesia,” kata Udjo pada konferensi pers di CGV Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019). “Biasanya perhelatan konser besar mereka pikirannya lebih mengundang band,” lanjutnya. “Jadi kami sering terlupakan tapi puji Tuhan dari akhir tahun kemarin perhelatan-perhelatan musik begini mengingat nama kita,” sambung Tika. Udjo berharap masih banyak pendengar yang masih ingin menikmati karya-karya mereka di acara yang menampilkan 9 grup musik ternama Indonesia itu. “Memang tahunnya sekarang mendapatkan apresiasi kembali, terima kasih, mudah-mudahan banyak juga yang masih rindu sama lagu-lagu kami,” ujar Udjo. Pada Love Festival Vol.3 Love is Live, 9 Concerts in 1 Night, tersebut Project Pop akan membawakan lagu-lagu yang membawa pesan persahabatan. “Kami lebih mengusung tentang perjalanan persahabatan kami. Kami membawa pesan persahabatan,” imbuh Tika. Setelah salah satu personelnya Oon meninggal dunia, kini Project pop beranggotakan lima orang yakni Tika, Udjo, Odie, Yosi dan Gugum. Love Festival adalah pagelaran musik yang dipersembahkan oleh Berlian Entertaiment, Hype Festival dan Panorama Live. Pada episode yang ketiga, Love Festival mengusung tema Love is Live, 9 Concerts in 1 Night, yang menyuguhkan perjalanan cinta, persahabatan, dan perpisahan 9 grup musik Tanah Air.

 

(Sumber)

Advertisements

Westlife Kembali ke Industri Music dengan Single “Hello My Love”

westlife

Grup pencetak album terlaris di Inggris pada abad ke-21, Westlife, akhirnya kembali dengan singel baru yang sangat dinanti-nantikan selama delapan tahun. Mereka merilis “Hello My Love” pada Kamis (10/1/2019) kemarin. “Lagu ‘Hello My Love’ ditulis dan diproduksi oleh pembuat hit superstar Ed Sheeran dan Steve Mac. Lagu ini dinilai sebagai lagu pop yang menonjolkan vokal dan harmoni serta dipercaya akan mengembalikan Westlife ke tempat yang semestinya sebagai Raja Pop,” tulis keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (11/1/2019). Shane, Nicky, Mark dan Kian mengumumkan kembalinya mereka ke industri musik pada Oktober 2018. Band ini telah menandatangani kontrak rekaman baru dengan Virgin EMI, dengan proyek album baru pada tahun 2019.

Westlife akan melakukan “The Twenty Tour” di Inggris dan Irlandia untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun pada Mei, Juni dan Juli mendatang. Untuk merayakan ulang tahun ke-20 Westlife, tur akan dimulai di Belfast pada tanggal 25 Mei, dengan pertunjukan live berakhir di Dublin pada 5 Juli 2019. “The Twenty Tour” adalah tur Westlife dengan penjualan tiket tercepat sepanjang masa. Band ini menjual 400.000 tiket hanya dalam 48 jam. Pertunjukan ini akan menampilkan lagu-lagu baru, di samping hit terbesar Wesstlife antara lain “Swear It Again”, “Flying Without Wings”, “You Raise Me Up”, dan “Unbreakable”

(Sumber)

Gita Gutawa Tertantang Kerja Sama dengan Erwin Gutawa di Konser Salute

gita-gutawa-ok_20170728_130452

Komposer Erwin Gutawa menggaet putrinya, Gita Gutawa sebagai music director dalam Konser Salute to 3 Female Songwriters: Melly Goeslaw, Dewiq, dan Dewi Dee Lestari. Bagi Erwin, kerjasamanya dengan Gita membuat konser ini terasa spesial. “Nah konsep tribute atau salute ini mungkin yang istimewa karena kali ini kerja sama Gita, which is Gita anak saya,” ujar Erwin dalam jumpa pers Konser Salute to 3 Female Songwriters: Melly Goeslaw, Dewiq, Dee Lestari di The Elements, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2019). Karena memiliki hubungan ayah dan anak, Erwin dan Gita bahkan mendiskusikan konsep konser dengan lebih intens, termasuk saat keduanya berada di rumah. “Agak cukup intens karena diskusinya enggak cuman pas rapat, karena sampai rumah masih ngomongin itu juga. Walaupun ini bukan pertama kali saya kerja sama Gita,sebelumnya ada proyek di atas rata-rata,” ungkap Erwin lagi.

Sementara bagi Gita, ini adalah konser pertama yang ia tangani bersama sang ayah. “Jadi sebenarnya sih intinya ini kesempatan yang bagus banget sih. Memang belakangan lagi sering di belakang layar juga. Memang aku senang berproses, karena dari kecil juga pas papa bikin show aku selalu ikut, bahkan sampai meeting-meeting-nya ikut,” ucap Gita. Baginya, bekerja di belakang layar sebagai music director di konser sang ayah merupakan sesuatu yang menantang. “Ini juga jadi challenging dan tentu papa punya pengalaman yang banyak juga. Dan aku bisa meng-explore konsernya juga,” tutur Gita. Konser Salute to 3 Female Songswriters: Melly Goeslow, Dewiq, dan Dee Lestari akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang Selatan pada 9 Februari 2019. Dalam konser ini para penyanyi pria akan membawakan lagu-lagu dari Melly Goeslaw, Dewiq, dan Dee Lestari. Para penyanyi pria yang terlibat antara lain, Afgan, Armand Maulana, Harvey Malaiholo, Once, Rendy Pandugo, Sandhy Sondoro, Vidi Aldiani, LIB3RO, dan Reza Rahadian. Mereka akan diiringi musik dari komposer Erwin Gutawa.

(Sumber)

Soundtrack Film A Star is Born Jadi Best Original Song Golden Globes 2019

star born

Lagu tema film A Star is Born, ” Shallow”, ciptaan Lady Gaga dinobatkan sebagai Best Original Song – Motion Picture dalam Golden Globes 2019, Senin (1/7/2019). “Shallow” adalah sebuah balada yang ditulis oleh Gaga bersama dengan Mark Ronson, Andrew Wyatt, dan Anthony Rossomando. “Congratulations to Lady Gaga (@ladygaga), Mark Ronson (@MarkRonson), Anthony Rossomando, and Andrew Wyatt (@Wyattish) for “Shallow” – Best Original Song – Motion Picture – A Star Is Born (@starisbornmovie). – #GoldenGlobes,” tulis akun Twitter resmi @goldenglobes, seperti dikutip Kompas.com. Lagu yang dinyanyikan Lady Gaga berduet dengan aktor Bradley Cooper itu berhasil menggeser “All The Stars (Black Panther), “Girl in the Movies” (Dumpling”, “Requiem for a Private War” (A Private War), dan “Revelation” (Boy Erased). “Shallow” dirilis pada 27 September 2018 bersama dengan video musiknya. Video berdurasi 3 menit 36 detik itu menampilkan duet yang menakjubkan Gaga dan Cooper membawakan “Shallow”. Sebagai informasi, A Star Is Born merupakan debut Bradley Cooper sebagai sutradara. Ia juga menjadi pemeran utama bersama Lady Gaga.

(Sumber)

Ariana Grande Cetak Sejarah di Festival Musik Coachella

coa-2019-2400x3200-v6.jpg

Penyanyi Ariana Grande mencetak sejarah sebagai artis termuda yang pernah menjadi penampil utama dalam festival musik bergengsi, Coachella. Saat ini, Grande baru berusia 25 tahun. Manajer Grande, Scooter Braun, mengucapkan selamat atas prestasinya melalui Instagram. “@arianagrande perempuan ke-4 yang pernah menjadi headline (penampil utama) dan headliner termuda dalam sejarah festival! #history selamat untuk Ari. # coachella,” tulis Braun di akun @scooterbraun.
.
.

Pelantun “Thank U, Next” tersebut juga menjadi penyanyi perempuan keempat yang mendapatkan posisi teratas atau headliner di Coachella, setelah Beyoncé, Lady Gaga, dan Björk. Björk menjadi headliner wanita pertama ketika ia tampil pada 2002 dan ia bermain lagi lima tahun kemudian. Sementara Lady Gaga didaulat sebagai penampil di Coachella satu dekade setelah itu, yakni pada 2017. Ketika itu ia menggantikan Beyoncé yang sedang hamil. Beyoncé baru tampil di festival tersebut pada tahun lalu. Pada Rabu (3/1/2019), penyelenggara festival Coachella, Goldenvoice, mengumumkan lineup tahun ini. Ada nama-nama seperti Childish Gambino dan Tame Impala yang menjadi penampil utama bersama Grande. Coachella tahun ini akan berlangsung di Empire Polo Field, California, AS, pada 12 hingga 21 April.

 

 

(Sumber)

Kontrak Resmi Berakhir, Wanna One Kirim Pesan Manis untuk Penggemar

 

wannaone-2018-6336cffc098ad2eb2ac774bdee1a8edd_600x400Boyband Wanna One mengirimkan pesan manis sekaligus pahit kepada para penggemar mereka, Wannables, tepat pada hari kontrak mereka dengan Swing Entertainment berakhir, Senin (31/12/2018). Pesan itu manis karena Wanna One mengatakan bahwa hubungan mereka dengan penggemar tetap abadi, namun juga pahit sebab mereka sebentar lagi akan bubar. “[#WannaOneDay] Mereka mengatakan cinta pertama tidak pernah menjadi kenyataan, tetapi pertemuan Wanna One dan Wannables seperti sebuah keajaiban, menjadi cinta pertama satu sama lain dan memiliki hubungan yang indah,” tulis Wanna One di akun Twitter mereka @WannaOne_twt. “Saat-saat yang hanya Wanna One dan Wannables tahu, kita tidak akan pernah lupa. Kami berharap semua Wannables bersenang-senang di tahun 2019. #Forever_WannaOne #Always_WannaOne,” tambah mereka.

Kang Daniel dan kawan-kawan juga menyertakan dua foto para member secara lengkap. Mereka berpose mengenakan jas hitam dan kemeja putih. Wanna One baru saja menyelesaikan penampilan mereka membawakan ulang lagu “Rising Sun” milik TVXQ dalam MBC Gayo Daejejun pada 31 Desember. Mereka mengatakan bahwa itu adalah hadiah untuk para Wannables. “Kami berharap cover TVXQ yang menakjubkan dari Wanna One akan menjadi hadiah yang tidak akan pernah dilupakan oleh Wannables,” tulis mereka.

Usia Wanna One hanya lebih dari setahun setelah debut mereka pada Agustus 2017 lalu, sebab tak ada perpanjangan kontrak dengan Swing Entertainment. Meski begitu, Swing masih akan mengelola grup tersebut dalam rangkaian konser terakhir Wanna One pada bulan ini pada 24 – 27 Januari 2019. Setelah kontrak bereakhr, para member Wanna One akan kembali ke agensi asli mereka mulai 1 Januari.

Sumber

Ariel NOAH hingga Rizal Armada Persembahkan Lagu untuk Seventeen

Ariel noah

Sejumlah vokalis Tanah Air mempersembahkan sebuah lagu, “Jaga Selalu Hatimu”, untuk memberi penghormatan kepada band Seventeen. Para vokalis itu, antara lain, Ariel “NOAH”, Rizal “Armada”, dan Faank “Wali” tampil dalam acara tahun baru Gempita SCTV, yang digelar di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta Utara, Senin (31/12/2018). Ketika ditemui sebelum manggung, vokalis band Armada, Randi Riza Adi Pradana atau Rizal mengatakan bahwa lagu tersebut juga diharapkan bisa memberi kekuatan bagi vokalis Seventeen, Riefian Fajarsyah atau Ifan. Ifan satu-satunya personel Seventeen yang selamat dalam peristiwa Tsunami Selat Sunda, yang terjadi pada 22 Desember 2018 malam. “Kami mau bawain lagu ‘Jaga Selalu Hatimu’, yang didedikasikan untuk Seventeen. Nyanyinya bukan Armada doang, gabungan vokalis, ada Ariel, Faank, Dea Dalila, Tasya Rosmala. Jadi, lagu ini memang didedikasikan untuk Seventeen,” kata Rizal. “Semoga Ifan terus kuat dan, insya Allah, Allah ganti kesedihan dengan kebahagiaan yang luar biasa,” lanjutnya. Tiga personel Seventeen, yakni Muhammad Awal Purbani atau Bani (pemain bas), Herman Sikumbang (gitaris), dan Windu Andi Darmawan (drummer) menjadi korban meninggal dunia akibat Tsunami Selat Sunda. Road manager Seventeen, Oki Wijaya; kru mereka, Rukmana Rustam atau Ujang alias Uje; dan istri Ifan, Dylan Sahara, juga ditemukan meninggal.

 

(Sumber)