Bossanova Jawa, Musik Kontemporer yang Siap Melawan Jaman

Kesenian daerah kini kerap ditinggalkan oleh kaum muda di Indonesia, salah satunya adalah karena banyaknya budaya dan musik dari luar yang bisa dibilang memberi banyak pengaruh dan membuat sebuah mainstream yang baru sehingga musik atau kesenian daerah mulai ditinggalkan terutama budaya Jawa. Musik Jawa sempat terangkat saat masuknya Didi Kempot pada awal tahun 2000-an, namun waktu yang membuat musik Jawa ini mendapat predikat out of date atau ketinggalan jaman.

Banyak usaha yang sudah dilakukan untuk “menyelamatkan” musik ini dari arus jaman, mulai dari memasukan bahasa jawa sebagai pelajaran tambahan di sekolah agar kecintaan terhadap musik atau budaya ini tumbuh kembali, namun sepertinya arus budaya luar masih lebih kuat dan kesadaran akan budaya kita belum dimiliki oleh sebagian besar masyarakat. Ironi memang mengingat ketika zaman penjajahan, musisi jawa ini cukup populer dan kategori seniman yang diwajibkan mengisi di acara-acara penting.

Sampai akhirnya muncul musik Bossanova yang di padu padankan dengan musik Jawa sehingga menghasilkan musik kontemporer yang sama sekali baru dan unik.

Sumber aliran Bossanova ini adalah Jazz Samba, yang berasal dari kebudayaan sebelah selatan Rio De Jeniro. Aliran musik Bossanova mulai dipopulerkan di Brazil pada tahun 1950-an kemudian menjadi aliran musik yang cukup diperhitungkan juga di Amerika Serikat, Eropa Barat, Jepang dan Filipina, Bossanova sendiri mempunyai arti “Trend baru”, yaitu sebagai jenis musik baru yang masih menanjak pada saat itu.
Sedangkan campursari sendiri dalam dunia musik Indonesia merupakan musik campuran  yang berpedoman pada beberapa genre musik kontemporer Indonesia, dan campursari diambil dalam bahasa Jawa yang bersifat umum.
Di daerah Indonesia bagian Jawa Tengah hingga sampai ke Jawa Timur, musik campursari merupakan musik yang terkait dengan perkembangan dari alat musik gamelan yang dikombinasikan dengan alat musik barat.

Sebagai penikmat musik Jazz, jika kita menikmati musik aliran ini dengan seksama maka kita akan mendapatkan suasana yang sejuk, santai, karena alunan musiknya yang cukup dinamis.

Alat-alat musik yang sering dipergunakan oleh aliran Bossanova diantaranya adalah :

1.  Gitar Akustik

2.  Piano

3.  Perkusi

4.  Strings.

 

Dan berikut adalah contoh musik Bossanova Jawa.

Berikut adalah sedikit penjelasan tentang Bossanova Jawa yang mungkin bisa membantu teman2 sekalian dalam pengetahuan tentang musik dan budaya yang ada di Indonesia.

 

SUMBER Wikipedia

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s