Addie MS Ibaratkan Keberagaman Indonesia Seperti Sebuah Orkestra

addie ms

Artis musik Addie MS mengibaratkan keberagaman Indonesia seperti sebuah orkestra. Di mana terdapat beragam jenis suara yang berbeda dalam sebuah kelompok musik.

“Dengan paduan suara, suara manusia, solo, kadang-kadang piano macam-macam bentuk, macam-macam suara, tetapi bayangkan dan macam-macam nada, masing-masing memainkan nada yang berbeda,” kata Addie saat mengisi acara Deklarasi 111 Tahun Kebangkitan Indonesia yang digelar di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019).

Meski menghasilkan suara yang berbeda, sebuah orkestra bila bersinergi akan menghasilkan suara yang harmoni.

“Tapi bagaimana fisik yang berbeda menyuarakan hal yang berbeda, tapi bisa bersinergi dengan satu kesatuan kemudian menjadikan satu bunyi yang indah, yang dasyat, yang bisa bikin orang menangis,” ungkap Addie.

Begitu juga dengan persatuan Indonesia yang terdiri dari beragam suku dan ras. “Bayangkan musik dibuat dari yg berbeda bisa menggerakan sanubari. Indonesia yang juga terdiri dari bermacam suku, bermacam golongan, agama. Bagaimana sekarang kita bisa mengapresiasi perbedaan,” kata Addie.

“Nah mudah-mudahan dengan kemampuan mengapresiasikan perbedaan, mudah-mudahan kita bisa siap menghadapi keberangaman di Indonesia gitu,” imbuh Addie MS.

 

Sumber :

https://entertainment.kompas.com/read/2019/05/21/060500210/addie-ms-ibaratkan-keberagaman-indonesia-seperti-sebuah-orkestra-.

Advertisements

Taylor Swift Ungkap Pengaruh Mengejutkan Game of Thrones pada Albumnya

Taylor Swift.jpg

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Entertainment Weekly, Taylor Swift mengungkapkan bahwa album terbarunya, Reputation, sebenarnya banyak dipengaruhi oleh Game of Thrones.

Swift mulai menonton seri televisi tersebut pada 2016, sebelum akhirnya Game of Thrones berdampak pada kisah yang dia ceritakan dalam musiknya.

“Begitu banyak imajinasi saya yang dihabiskan untuk Game of Thrones. Pada saat itu, saya membuat Reputation dan saya tidak membicarakannya dalam wawancara, jadi saya tidak mengungkapkan bahwa banyak lagu saya dipengaruhi oleh seri itu,” ucap Swift.

Lagu-lagu dalam albumnya menurut dia setengahnya berdasarkan apa yang dia sendiri alami, namun memandangnya melalui filter Game of Thrones.

“Lagu ‘Look What You Made Me Do’ secara harfiah adalah daftar pembunuhan Arya Stark.  ‘King of My Heart’ dipengaruhi oleh Khal Drogo dan Daenerys. Bahkan ada bunyi drumnya yang saya ingin mereka terdengar seperti drum Dothraki,” ucap Swift.

“Untuk lagu ‘I Do Something Bad’, saya tulis setelah Arya dan Sansa berkonspirasi untuk membunuh Littlefinger. Lagu itu dan juga “Look What You Made Me Do” vibe-nya sangat Cersei. Daenerys juga,” tambahnya.

Menurut Swift, obsesinya yang semakin besar terhadap Game of Thrones akhirnya memengaruhi kariernya dengan cara yang menarik. Hal itu, memotivasinya untuk mengambil pendekatan yang jauh lebih samar tentang bagaimana dia mengungkapkan informasi dengan para penggemarnya.

“Seluruh pandangan saya tentang mendongeng telah dibentuk oleh Game of Thrones, kemampuan untuk memberi pertanda cerita, untuk secara cermat membuat alur cerita samar,” ungkap Swift.

“Jadi, saya menemukan cara untuk mendapatkan lebih banyak informasi rahasia dan masih bisa berbagi pesan dengan para penggemar,” katanya lagi.

Swift mengatakan, penonton sering mendapati diri sendiri mengidentifikasi dengan berbagai karakter beberapa kali dalam satu episode.

“Kau berubah dari membenci seseorang menjadi mencintai seseorang. Kalian melihat seseorang dengan tatapan dingin, dan kemudian kalian melihat alasan di balik mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan. Saya merasa sangat beruntung saya eksis saat Game of Thrones dirilis,” ucap Swift.

Sumber :
https://entertainment.kompas.com/read/2019/05/10/083412810/taylor-swift-ungkap-pengaruh-mengejutkan-game-of-thrones-pada-albumnya.

Ari Lasso Mencari Penyanyi Berbakat di Rumah Karaoke

Ari Lasso

Penyanyi Ari Lasso mulai melebarkan sayapnya sebagai pebisnis dengan membuka rumah karaoke The Legend di Plaza Festival.

“Saya melihat ini sebuah bisnis hiburan yang sehat. Bernyanyi adalah terapi yang baik buat kita. Jadi motto kami singing is healing, karena nyanyi menyehatkan. Kami ingin memberikan experience menjadi legend,” katanya di Jakarta, Senin (29/4/2019). Lasso mengungkap alasannya berbisnis rumah karaoke yang memiliki nilai investasi sebesar Rp 5 miliar itu.

“Karena saya mendapatkan segala sesuatu dari dunia nyanyi, kesuksesan dan ketenaran. Saya senang berkarya, berpikir ini tidak hanya tabungan, tetapi sebuah karya,” ungkapnya.

Lebih jauh, kendati masih hijau di bisnis bidang ini, Lasso tak takut menghadapi ketatnya persaingan. Dia mengaku punya strategi jitu. “Persaingan koraoke memang ketat, tapi kami menawarkan experience yang berbeda. Saya ingin setiap orang bisa merasakan sebagai legend. Bisa bernyanyi dengan nyaman karena sound yang baik, lagu yang lengkap,” ungkap Lasso.

Tak sebatas mencari rupiah dari bisnis ini, Lasso juga mencari penyanyi berbakat di dalam rumah karaokenya. Setiap bulan, The Legend diam-diam menyeleksi mereka yang sedang berkaraoke guna mendapatkan kesempatan manggung bersama Lasso atau bahkan rekaman.

“Kami per bulan mencari ‘legend of the month’. Nantinya pemenang bukan hanya saya ajak manggung, tetapi mungkin kalau bagus saya ajak rekaman,” kata Lasso berjanji.

 
Sumber :
https://entertainment.kompas.com/read/2019/04/29/214635310/ari-lasso-cari-penyanyi-berbakat-di-rumah-karaoke.