Sejarah Pengesahan UUD 1945

Perumusan dan Pengesahan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.gif

Bangsa Indonesia dengan semangat pantang menyerah dan penuh pengorbanan jiwa raga akhirnya merdeka pada tanggal 17 Agsutus 1945. Semenjak itu bangsa Indonesia dapat mengatur pemerintahannya sendiri. Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI berhasil mengesahkan UUD 1945.

Pada tanggal 17 Agustus 1945 Kemerdekaan Indonesia sudah berhasil diproklamirkan, namun sebagai negara merdeka, Indonesia belum memiliki kelengkapan negara. Kelengkapan negara tersebut diantaranya: dasar negara dan undang-undang dasar, presiden dan wakil presiden, serta susunan kabinet dan badan perwakilan rakyat. Untuk mengisi kelengkapan itulah maka padatanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidangnya yang pertama dan bertempat di Gedung Kesenian Jakarta, Jl. Pejambon. Rapat dipimpin oleh Ir. Soekarno (Ketua) dan Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua), dengan 28 anggota. Rapat dimulai pada pukul 11.00 WIB. Setelah melalui pembahasan secara musyawarah dan mufakat, akhirnya rapat tersebut menghasilkan tiga keputusan dasar, yaitu:

  1. Mengesahkan Undang-Undang Dasar.
  2. Memilih presiden dan wakil presiden.
  3. Untuk sementara waktu presiden dibantu oleh sebuah Komite Nasional.

Undang-Undang Dasar ini merupakan hasil dari sidang BPUPKI (tanggal 10-16 Juli 1945) yang masih berupa Rancangan Undang-Undang Dasar. Pada sidang PPKI tanggal 18-8-1945, dalam pembahasan mengenai undang-undang dasar diadakan beberapa perubahan atas usul Drs. Mohammad Hatta, yaitu:

Sila pertama Pancasila menyatakan bahwa: “Berdasarkan kepada ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” diubah menjadi “Berdasarkan kepada ketuhanan Yang Maha Esa”.

Bab III Pasal 6 menyatakan, bahwa Presiden ialah orang Indonesia asli yang beragama Islam” diubah Presiden ialah o rang Indonesia asli”.

Usul tersebut didasarkan atas kepentingan dan kerukunan nasional. Dalam sidang sehari itu, Rancangan UUD disahkan dan ditetapkan sebagai UUD negara yang sekarang dikenal dengan nama UUD 1945.

Sumber

Raimuna Nasional 2017 Digelar Agustus, Diikuti 15 Ribu Pramuka

2f9eb9ea-5bd0-4319-8095-f9563473a437_169.jpgSuasana kunjungan Kwarnas Pramuka ke kantor detikcom (M Ridho Suhandi/detikcom)

Jakarta – Pramuka akan menyelenggarakan Raimuna Nasional (Rainas) pada Agustus mendatang. Peserta berasal dari dalam dan luar negeri. Diperkirakan 15 ribu anggota hadir.

Kesiapan gelaran ini disampaikan Dewan Kerja Nasional Gerakan Pramuka, Robby Zulfandi. Turut hadir dalam rombongan di antaranya Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Adhyaksa Dault, Sekjen Rafly Effendi, dan jajaran pengurus Gerakan Pramuka Nasional.

“Rainas akan dihadiri 15 ribu peserta, dalam dan luar negeri,” kata Robby. Rainas akan digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-21 Agustus 2017. Ada juga subkemah di Bogor dan Purwakarta.

Adhyaksa menjelaskan Pramuka memiliki 20 juta anggota dari Sabang sampai Merauke. Tiap hari selalu ada kegiatan, yang tersebar di berbagai daerah. Terkait Rainas, Adhyaksa menyebut kegiatan itu diikuti Pramuka Penegak dan Pembina atau kalangan pelajar SMA dan mahasiswa.

“Raimuna itu berasal dari kata bahasa Ambai, dari Yapen Timur, Kabupaten Yapen Waropen, Papua. ‘Rai’ berarti sekelompok orang, ‘muna’ berarti daya kekuatan baik,” kata Adhyaksa.

7228e419-c708-4205-909b-370bbbe150c4_169.jpgKetua Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault (M Ridho Suhandi/detikcom)

“Kegiatan ini untuk pengembangan fisik, mental, intelektual, spiritual, dan sosial,” imbuhnya.

Rainas direncanakan akan dihadiri Presiden Jokowi dan sejumlah tokoh bangsa. Juga diisi kegiatan stand up comedy, musik, dan pergelaran seni berbagai daerah.

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus

Indonesia menjadi negara yang bebas dan merdeka seperti yang bisa kita nikmati saat ini tentu saja berkat jasa besar para pahlawan kemerdekaan Indonesia, yang telah mengorbankan harta, jiwa dan raga, maupun waktu untuk membebaskan tanah air Indonesia dari para penjajah.

Sebagai generasi yang bisa menikmati kemerdekaan ini, sudah sepatutnya kita mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan Indonesia dan tidak melupakan mereka begitu saja, karena pengorbanan para pahlawan sangatlah besar sedangkan kita hanya menikmati hasil dari pengorbanan tersebut.

Untuk itu, dalam menyambut kemerdekaan republik Indonesia, kali ini saya meyuguhkan beberapa budaya yang sudah kerap dilakukan untuk merayakan kemerdekaan Indonesia sebagai bentuk mengenang jasa besar para pahlawan kemerdekaan Indonesia :

1. Upacara Kemerdekaan Indonesia

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 2.jpg

Progam upacara mungkin sudah sering dilaksanakan di hampir semua sekolah di Indonesia pada hari-hari tertentu, misalkan pada hari Senin untuk sekolah dan hari Sabtu untuk madrasah. Tetapi, pada hari raya kemerdekaan, upacara tidak lagi dilaksanakan oleh para siswa, namun juga bagi petugas negara. Tujuannya pun sama, mengenang jasa para pahlawan sebagai peringatan kemerdekaan Indonesia, sebagai penghormatan bangsa Indonesia, juga menunjukkan bahwa Indonesia akan selalu merdeka.

2. Upacara Kemderdekaan Tengah Laut di Kota Yogyakarta

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 3.jpg

Dalam merayakan kemerdekaan Indonesia, Yogyakarta pun menjadi sorotan unik yaitu dengan mengadakan upacara bendera di laut, di mana kerja sama antara Tim Search and Rescue (SAR) dan relawan pantai Baron, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, mengadakan upacara bendera di tepi pantai yang kemudian pengibaran bendera akan dilaksanakan di tengah laut.

3. Perayaan Karnaval di Jawa Timur

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 4.jpg

 

Acara yang mungkin sudah banyak di gelas di daerah Jawa Timur ini akan sering Anda temui saat bulan Agustus, yaitu perayaan karnaval sebagai peringatan kemerdekaan Indonesia. Sebenarnya, pada zaman dulu orang-orang lebih identik merayakan karnaval dengan tema kemerdekaan Indonesia, namun saat ini sepertinya sudah menggeneralisasi, sehingga banyak ditemui penampilan dan kostum aneh di luar tema kemerdekaan, misalkanya penampilan jadi artis, kostum hantu, dan lainnya.

4. Pemasangan Bendera Merah Putih di Setiap Kampung

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 5.jpg

Untuk seluruh negeri Indonesia, sepertinya saat bulan Agustus sudah tiba, akan banyak bendera-bendera merah putih terkibar di pinggir-pinggir jalan. Ini adalah budaya dan tradisi yang sampai saat ini dilakukan sebagai bentuk peringatan kemderdekaan Indonesia, juga untuk mengenang jasa para pahlawan.

5. Tradisi Telok Abang di Palembang

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 6.jpg

Tradisi telok abang juga menjadi tradisi yang kerap dilakukan pada bulan kemerdekaan, telok artinya telur, abang artinya merah. Tradisi ini adalah menancapkan telur-telur merah pada miniatur dan mainan mobil, perawat terbang, dan perahu kecil sebagai tradisi peringatan kemerdekaan Indonesia. Bahkan, saat menginjak bulan Agustus, akan Anda temui banyak penjual miniatur telok abang di pinggir-pinggir jalan.

6. Acara Perlombaan di Bulan Agustus

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 7.jpg

Selanjutnya adalah acara perlombaan yang diadakan di masing-masing daerah. Adapun lomba-lomba yang digelar pun berbagai macam dan jenis lomba, misalnya tarik tambang, makan kerupuk, memasukkan paku ke dalam botol, dan lainnya. Acara perlombaan ini menunjukkan bahwa sebagai generasi muda Indonesia harus berkompetisi untuk menjadi pemenang, menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan memperjuangkan kemerdekaan dan kemajuan Indonesia setelah para pahlawan.

7. Lomba Estafet Obor di Semarang

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 8.jpg

Lomba estafet obor adalah lomba berlari dengan menggunakan sebuah obor di malam hari. Tradisi lomba ini sudah dipertahankan selama puluhan tahun bagi masyarakat Semarang, di mana peserta lomba diikuti oleh lapisan masyarakat Semarang, tak peduli pria, wanita, anak-anak, remaja, dewasa, rakyat, maupun pejabat. Bagi masyarakat Semarang sendiri, obor dijadikan sebagai simbol semangat yang harus tetap diperjuangkan demi kemerdekaan Indonesia.

8. Pertandingan Bola Sarung di Makasar

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 9.jpg

Anda suka bermain sepak bola ? mungkin Anda akan cukup terkejut saat melihat masyarakat Makasar memainkan permainan sepak bola dengan sarung. Ya, ini adalah tradisi yang dilakukan sebagai peringatan perayaan kemerdekaan Indonesia.

9. Pemutaran Film-Film Perjuangan Para Pahlawan Indonesia

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 10.jpg

Saat memasuki bulan Agustus, tema pun berganti menjadi perjuangan karena 17 Agustus 1945 adalah hari kemerdekaan Indonesia. Tidak hanya guru yang memberikan pendidikan kepada siswa betapa pentingnya perjuangan para pahlawan, tetapi juga masyarakat kampung, bahkan di progam televisi pun lebih sering diputar.

10. Pameran Seni Kemerdekaan Indonesia

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 11.jpg

Bagi para seniman, ada cara lain untuk memperingati kemerdekaan Indonesia, salah satunya adalah menggelar pameran seni kemerdekaan Indonesia. Ini dilakukan untuk menunjukkan rasa hormat dan juga penghargaan kepada para pahlawan.

11. Ritual Pembacaan Tahlil di Jawa Timur

11 Tradisi Unik Rayakan Kemerdekaan Indonesia di Bulan Agustus 12.jpg

Tradisi pembacaan tahlil di beberapa daerah Jawa Timur pun juga dilaksanakan pada malam 17 Agustus, bukan cuma sekedar memperingati dan mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga untuk mendoakan para pahlawan yang sudah pergi lebih dulu. Tradisi ini biasa dilaksanakan di masjid dan lapangan, yang diikuti oleh sejumlah masyarakat daerah masing-masing.

Sumber

Ini Penampilan Terakhir Chester Bennington Saat Konser di Inggris

1693457855.jpg

Kabar duka cita datang dari industri musik internasional. Vokalis grup band Linkin Park, Chester Bennington meninggal dunia dalam usia 41 tahun.

TMZ mengatakan bahwa Bennington diketahui mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kediamannya di Palos Verdes pada Kamis (20/7/2017).

Kepergian Bennington menyisakan duka mendalam, khususnya bagi industri musik internasional, juga bagi para personel Linkin Park lainnya.

Apalagi, Linkin Park dijadwalkan akan melanjutkan tur dunia One More Light mereka. Di album ini, salah satu singel mereka, yakni “Heavy”, masuk ke dalam tangga lagu 40 besar.

Untuk diketahui, Bennington melakukan konser terakhirnya bersama Linkin Park pada 6 Juli lalu di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris. Pada video di bawah ini, tampak Linkin Park memersembahkan dua lagu terakhir di konser itu.

Ada “Papercut” dari album debut mereka Hybrid Theory dan “Bleed It Out” singel kedua mereka dari album Minutes to Midnight yang dirilis pada 2007.

Dalam video yang direkam oleh penggemar ini, tampak Bennington sebagai elemen utama di dalamnya. Sementara dirinya menyanyi, para penonton menikmati penampilannya.

Setelah penampilan mereka usai, Bennington menjadi member terakhir yang meningalkan panggung. Ia melambaikan tangan, sementara para penonton bertepuk tangan riuh.

Sebelumnya diberitakan, di sisa hidupnya, Bennington diketahui memiliki masalah dengan obat-obatan terlarang dan kecanduan alkohol. Dia menikah dan dikaruniai enam anak.

Sumber

Rayakan Hari Anak Nasional, Anak Indonesia Ditantang Jadi Pelopor dan Pelapor

ad6e3-9e78f-han-23-juli-2017.jpg

Rabu (19/7), rangkaian kegiatan telah dimulai di Pekanbaru, Riau guna memperingati Hari Anak Nasional 2017  yang akan jatuh pada tanggal 23 Juli mendatang.

Sekitar seribu orang akan mengikuti kegiatan Forum Anak Nasional 2017 (FAN 2017) yang terdiri dari 748 orang peserta, 525 orang yang terpilih dari kabupaten/kota seluruh Indonesia, 68 orang pendamping atau mentor yang mewakili 34 provinsi, dan 66 anak LO atau perwira penghubung yang merupakan alumni Forum Anak.

fan-2017_20170720_091005.jpg

Kegiatan dimulai dengan Pembukaan FAN 2017 dengan tema “Cinta Tanah Air Melalui Kebhinekaan Dalam Keberagaman Budaya Menuju Persaudaraan dan Kerukunan” yang dibuka resmi oleh Wakil Gubernur Riau H. Wan Thamrin Hasyim, serta didampingi Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Lenny Rosalin.

Tema ini dipilih oleh anak-anak dengan semangat dan kesadaran mereka akan keberagaman yang ada, mulai dari Sabang sampai Merauke, untuk meraih persatuan dan menciptakan lingkungan yang ramah bagi anak.

fan-2017_20170720_091051.jpg

Forum Anak sendiri merupakan organisasi atau lembaga sosial bagi anak-anak yang belum berusia 18 tahun, dimana anggotanya merupakan perwakilan dari kelompok anak atau kelompok kegiatan anak yang dibina oleh pemerintah sebagai media untuk mendengar dan memenuhi aspirasi, keinginan, dan kebutuhan anak dalam proses pembangunan.

FAN 2017 akan diselenggarakan mulai 19-22 Juli 2017 dan diisi oleh berbagai rangkaian acara seru dan tentunya menambah wawasan yang bermanfaat bagi semua anak.

“Saya berharap anak-anak dapat membekali ilmu dan belajar dari para narasumber dan fasilitator, serta berbagi pengalaman dengan anak-anak dari wilayah lain yang belum bisa hadir mengikuti kegiatan ini,” ucap Lenny.

“Kalian akan menjadi agen perubahan (agent of change) dan diharapkan dapat menjadi Pelopor dan Pelapor (2) apabila melihat segala sesuatu yang tidak layak dialami oleh anak-anak untuk ditindaklanjuti oleh orang dewasa,” tambahnya.

FAN 2017 diharapkan dapat mengajak anak-anak untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan sesuai kebutuhan dan keinginan mereka.

Suara mereka perlu menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam proses pembangunan negeri.

Hasil diskusi mereka akan terkristal dalam sebuah Suara Anak Indonesia 2017 yang akan dibacakan saat puncak acara Hari Anak Nasional pada 23 Juli mendatang di hadapan Presiden RI, Joko Widodo.

Selain itu, lewat kegiatan ini juga dapat terpilih delegasi anak Indonesia untuk Asean Children Forum dan menjamin keberlangsungan Forum Anak pada tahun-tahun mendatang.

Sumber.

Manfaat Mengenalkan Anak Bermusik Sejak Dini

anak-bermain-musik.jpg

Bukan hanya mendengar musik, anak pun butuh keterampilan memainkan musik. Di usia sekolah atau prasekolah, anak sudah perlu mendapatkan pengenalan dini terhadap musik. Bukan sekedar pandai bernyanyi mengikuti lagu, tapi belajar memainkan sebuah instrumen. Mengapa? Karena terdapat sejumlah manfaat penting yang akan berpengaruh juga pada kehidupan serta persiapan dirinya kelak. Berikut manfaat yang bisa didapat dari mengajarkan anak bermusik sejak dini:

Mengembangkan Keterampilan Fisik

Instrumen tertentu seperti perkusi, akan membantu anak mengembangkan koordinasi dan keterampilan motorik yang umumnya terletak pada gerakan tangan, lengan, dan kaki. Jenis ini baik dikuasai oleh anak yang sangat aktif. Selain itu, instrumen string dan keyboard seperti biola dan piano cenderung menuntut gerakan berbeda dari tangan kiri dan kanan secara bersamaan. Ini akan mengembangkan keterampilan tangan sekaligus melatih anak tetap merasa nyaman meskipun mereka sedang berada pada keadaan yang tidak nyaman.

Meningkatkan Kemampuan Akademis

Musik dan matematika memiliki hubungan erat. Dengan memahami beat, ritme, dan skala, anak akan lebih paham bagaimana membagi, membuat fraksi, juga mengenali pola.

Saat anak beranjak besar, mereka akan mulai membaca lagu. Secara langsung ini akan melatih memori jangka pendek dan panjangnya untuk mengingat. Metode mengingat tersebut nantinya bisa mereka gunakan untuk mengingat juga banyak hal lain.

Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa di usia lebih besar anak yang bermain musik lebih memahami pelajaran fisika dasar. Misalnya, memetik senar pada gitar atau biola mengajarkan anak tentang getaran harmonik dan simpatik. Bahkan instrumen non-string seperti drum, bisa memberinya kesempatan untuk menjelajahi prinsip-prinsip ilmiah.

Memupuk keterampilan sosial

Ketika berlatih musik, pada saatnya anak akan belajar caranya berinteraksi dan berkomunikasi. Misalnya saja untuk menyeimbangkan musik, mereka akan mendengar pelan-keras serta cepat-lambat sebuah nada sehingga terlatih menyesuaikan diri.

Ini juga berlaku pada kelompok musik. Saat anak menciptakan melodi, mereka akan mulai belajar bekerja sama dalam tim untuk menghasilkan musik yang enak didengar.

Di kemudian hari, mereka akan butuh pengajaran ini dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satunya untuk belajar menciptakan interaksi yang baik dalam memecahkan permasalahan.

Melatih Disiplin dan Kesabaran

Bermusik bukan hanya belajar untuk bisa memainkan instrumen, tapi juga melatih tangan dan perasaan agar mahir “menyuarakan” musik. Pasti ada perbedaan besar antara memainkan musik dengan lembut karena terlatih, dengan permainan yang terdengar kasar hanya karena bisa memainkan musik.

Nah, di sinilah disiplin berlatih akan membina kesabaran anak untuk selalu mengupayakan berlatih serta mengulang banyak hal.

Anak yang bermusik secara individu, pasti butuh waktu lama hingga akhirnya mahir memainkan musik. Begitu pula anak yang tergabung dalam kelompok musik. Untuk bisa bermain sendiri, mereka akan belajar menunggu giliran sehingga terlatih menunggu sekaligus menghormati rekannya.

Meningkatkan Perbaikan Diri

Ketika berlatih sebuah instrumen, anak akan belajar menerima dan memberi kritik yang membangun demi perbaikan kualitas bermusiknya. Hal ini sangat positif untuk meningkatkan rasa percaya dirinya.

Selain itu, mereka juga akan memahami bahwa tidak ada hal yang sempurna karena kesalahan bisa saja terjadi, dan segalanya pasti butuh usaha. Jika nantinya anak diajar konsisten untuk bermusik, maka mereka pun secara langsung dipersiapkan untuk memiliki keterampilan yang membuatnya menonjol.

Memperluas Wawasan

Tiap jenis musik memiliki sejarah, dan anak usia dini akan lebih tertarik mengetahui hal ini.

Sambil mempelajari instrumen, memberi anak pengetahuan soal musik akan mempermudahnya menyerap pengetahuan sehingga akan membuka pikirannya soal budaya dari seluruh belahan dunia dan berbagai jenis musik. Ini akan membuatnya kaya pengetahuan dan semakin kaya pula dalam bermusik.

Pertimbangan Memilih Instrumen yang Tepat Bagi Anak

Akhirnya, instrumen yang dipilih untuk anak haruslah mempertimbangkan beberapa faktor:

1. Apakah anak tampak tertarik pada salah satu instrumen, atau bahkan beberapa instrumen? Biarkan anak yang memilih sendiri apa yang disukainya.

2. Apakah instrumen yang dimainkan terasa menantang bagi anak, dan bagi orangtua saat mendengarnya?

3. Apakah emosi anak tersalur lewat instrumen yang dimainkannya?

4. Apakah orangtua mampu menyediakan instrumen pilihan di rumah? Karena bagaimana pun, anak butuh banyak berlatih jika ingin bisa menguasai alat musik yang dimainkannya.

Para ahli sejauh ini tidak setuju menetapkan apa jenis musik yang perlu dimainkan anak, karena pada dasarnya hasrat bermusik terletak pada diri anak. Namun begitu, banyak pengajar musik yang setuju bahwa sebaiknya sejak awal anak dikenalkan pada pilihan piano, gitar, biola, atau drum sebagai bentuk pilihan bijak.

Sumber.