Serenata PMC Les Private Datang ke Rumah.

  

Ingin les musik tapi mahal? atau jauh dari rumah? jalanan macet?


Kenapa nggak gabung aja sama kita di Serenata Private Music Course?


Kalau les musik di tempat kami ga perlu capek2 ke tempat les,


ga perlu panas2an, ga perlu hujan2an, dan yang pastinya harganya juga ga bikin puasa =)

Sistem kita beda dari sekolah musik yang lain, karena sistem kita privat jadi gurunya yang datang kerumah, jadi beda dari sekolah musik kebanyakan ūüôā







Keuntungan :

  • Teacher bisa datang ke rumah
  • Disc 50% biaya pendaftaran
  • Harga yang terjangkau dengan berbagai promo yang sedang berlangsung
  • Waktu lebih fleksibel karena bisa mengatur jadwal langsung dengan teacher
  • Menggunakan metode fun learning untuk mengajar siswa usia dini
  • Terdapat kelas reguler dan kelas hobby sehingga dapat menyesuaikan minat siswa
  • Terdapat berbagai macam event berupa Mall in Concert atau Art & Music Show yang merupakan wadah untuk menunjukan bakat dari siswa-siswa SPMC yang di adakan rutin 3-4 bulan sekali di berbagai Mall di Jabodetabek
  • Terdapat kompetisi musik seperti Gathering Concert dan Video Music Competition yang merupakan acara tahunan SPMC sebagai ajang untuk meningkatkan daya saing, rasa kepercayaan diri dan sebagai pembuktian dari hasil belajar siswa
  • Teacher ramah dan penjelasan mudah dimengerti
  • Teacher berkualitas dan berpendidikan di bidangnya
  • Sabtu dan minggu tetap ada jadwal les
  • Setiap 6 bulan sekali terdapat ujian kenaikan tingkat yang bersertifikat lokal dan internasional
  • Menerima siswa usia dini (minimal 3 tahun), senior (di atas 50 tahun) dan juga siswa special needs (berkebutuhan khusus)



Kami menyediakan sistem pendidikan dengan alat musik yang beragam, seperti:


*Piano*

*Drum*

*Biola*

*Gitar*

*Keyboard*

*Vocal*

*Saxophone*

*Flute*

*Clarinet*

*Toddlers Class*



Kami juga rutin mengadakan event di tiap tahunnya untuk melatih mental siswa untuk tampil didepan publik lho.



For more information:


office

021-22853943


sms/whatsapp/call

0812 9902 1424

0858 8525 5587


ig

@serenatamusic

visit our official website at:¬†Serenata’s Official Website

Advertisements

Kursus Privat semua alat musik datang ke rumah siswa, naungan sekolah musik Serenata PMC

  

Ingin les musik tapi mahal? atau jauh dari rumah? jalanan macet?


Kenapa nggak gabung aja sama kita di Serenata Private Music Course?


Kalau les musik di tempat kami ga perlu capek2 ke tempat les,


ga perlu panas2an, ga perlu hujan2an, dan yang pastinya harganya juga ga bikin puasa =)

Sistem kita beda dari sekolah musik yang lain, karena sistem kita privat jadi gurunya yang datang kerumah, jadi beda dari sekolah musik kebanyakan ūüôā







Keuntungan :

  • Teacher bisa datang ke rumah
  • Disc 50% biaya pendaftaran
  • Harga yang terjangkau dengan berbagai promo yang sedang berlangsung
  • Waktu lebih fleksibel karena bisa mengatur jadwal langsung dengan teacher
  • Menggunakan metode fun learning untuk mengajar siswa usia dini
  • Terdapat kelas reguler dan kelas hobby sehingga dapat menyesuaikan minat siswa
  • Terdapat berbagai macam event berupa Mall in Concert atau Art & Music Show yang merupakan wadah untuk menunjukan bakat dari siswa-siswa SPMC yang di adakan rutin 3-4 bulan sekali di berbagai Mall di Jabodetabek
  • Terdapat kompetisi musik seperti Gathering Concert dan Video Music Competition yang merupakan acara tahunan SPMC sebagai ajang untuk meningkatkan daya saing, rasa kepercayaan diri dan sebagai pembuktian dari hasil belajar siswa
  • Teacher ramah dan penjelasan mudah dimengerti
  • Teacher berkualitas dan berpendidikan di bidangnya
  • Sabtu dan minggu tetap ada jadwal les
  • Setiap 6 bulan sekali terdapat ujian kenaikan tingkat yang bersertifikat lokal dan internasional
  • Menerima siswa usia dini (minimal 3 tahun), senior (di atas 50 tahun) dan juga siswa special needs (berkebutuhan khusus)



Kami menyediakan sistem pendidikan dengan alat musik yang beragam, seperti:


*Piano*

*Drum*

*Biola*

*Gitar*

*Keyboard*

*Vocal*

*Saxophone*

*Flute*

*Clarinet*

*Toddlers Class*



Kami juga rutin mengadakan event di tiap tahunnya untuk melatih mental siswa untuk tampil didepan publik lho.



For more information:


office

021-22853943


sms/whatsapp/call

0812 9902 1424

0858 8525 5587


ig

@serenatamusic

visit our official website at:¬†Serenata’s Official Website

Mengenal Genre Musik

genre musik

 

 

 

Musik sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. Rasanya bila dunia tanpa musik sama seperti masakan tanpa diberi bumbu. Sangking mempengaruhi dunia dan kehidupan, musik juga dapat menjadi solusi dalam berbagai masalah. Musik adalah perpaduan nada dan suara yang menghasilkan ritme, irama, melodi, tempo, juga harmoni.

Salah satu jenis seni musik yang kita kenal ialah musik populer. Musik populer sendiri memiliki banyak jenis atau biasa disebut dengan genre. Jenis musik seni seperti Musik klasik. Jenis-jenis musik populer terdiri dari Jazz, Blues, Gospel, RnB, Funk, Rock, Metal, Electronic, Reggae, Hip Hop, Techno dan Pop. Kemudian jenis musik tradisional seperti Dangdut dan Country.

Jenis musik tersebut memiliki perbedaan dan ciri-ciri membuat kamu yang mendengarkannya sudah dapat menebak jenis musik apa itu. Nah, ayo kita telusuri jenis atau genre musik tersebut lebih dalam lagi.

Jenis-jenis Musik Seni

1. Musik Klasik

Jenis musik klasik atau genre musik klasik ini lebih merujuk ke  musik klasik eropa, namun ada pula musik klasik India, Persia dan sebagainya. Jenis musik klasi juga ada periodenya, seperi barok, klasik dan romantik.

Kalau bicara tentang musik klasik, maknanya luas lho. Namun biasanya sih mengacu ke musik yang berakar dari tradisi kesenian barat, kristiani dan orkestra. Periodenya pada abat ke-9 sampai 21.

 

Jenis-jenis Musik Populer

2. Jazz

Jazz atau musik jazz pertama muncul dari negara Amerika di mana menggabungkan berbagai alat musik yang menghasilkan bunyi yang baru. Musik jazz biasanya banyak disukai oleh kalangan-kalangan tertentu. Jenis muik ini memang sarat akan nilai elegan dan berkelas.

Di Indonesia sendiri musik jenis ini dikenal sejak tahun 1930-an. Dalam pertunjukan musik jazz para pemain musik menggunakan alat musik berupa seksofon, trompet, trombon, gitar, dan piano.

Keberadaan alat-alat tersebut semakin memberi ciri berbeda dari jazz. Ada banyak musisi jazz terkenal di dunia seperti Louis Armstrong, John Coltrane, Miles Davis, Charlie Parker, Duke Ellington, Gill Evans, dan lainnya. Sementara musisi jazz terkenal di Indonesia di antaranya Indra Lesmana, Bubi Chen, Pra Budi Dharma, Mus Mudjiono, dan lainnya.

3. Blues

Jenis-jenis musik populer berikutnya ialah musik blues. Blues yang memiliki arti ‚Äėrasa sedih atau frustasi‚Äô menjadi nama yang diambil dalam jenis musik ini. Terkadang tidak sedikit orang yang salah dan menyamakan musik jazz dengan musik blues. Padahal jenis musik yang satu ini cukup berbeda meski satu warna.

Musik blues lebih mendayu dan ‚Äėpelan‚Äô. Dari segi pemakaian alat musiknya, musik blues juga hampir sama saja dengan jazz. Musik blues pertama kali dikenal di dunia pada tahun 1910 di mana diciptakan untuk mengungkapkan perasaan yang emosional di Amerika dan Afrika.

Seiring berjalannya waktu, blue kian populer dan semakin dikenal meski di beberapa waktu musik ini mengalami turun pamor.

Musisi blues terkenal di dunia di antaranya Jimi Hendrix, B.B. King, Muddy Waters, dan Robert Johnson. Sementara musisi blues terkenal di Indonesia di antaranya Rama Satria Claproth, Ginda Bestari, Adrian Adioetomo,dan Gideon Tengker.

4. Gospel

Mungkin ini menjadi salah satu jenis musik yang kurang familiar, tetapi keberadaannya mudah kita temukan. Musik gospel ialah musik yang didominasi oleh vokal dan pertama kali diperkenalkan pada acara ibadah umat kristian di gereja.

Warna musik yang mengiringinya berupa pergabungan banyak genre musik. Sering berjalannya waktu musik ini ditampilkan di luar gereja dan dikenal oleh seluruh belahan dunia.

5. RnB

RnB yang memiliki singkatan dari Rhythym and Blues adalah jenis musik yang dihasilkan dari pergbaungan antara musik jazz, blues, gospel, dan pop.

Jenis musik ini pertama kali dikenalkan oleh masyarakat Arfika pada tahun 1940-an. Musik RnB memang easy listening dan mudah diterima oleh banyak kalangan.

Sampai sekarang jenis musik ini terus berkembang. Penyanyi yang dikenal akan suara merdunya saat menyanyikan RnB di antaranya Beyonce, Mariah Carey, Alicia Keys, John Legend, Usher, Jay Z, dan lainnya.

Musik RnB juga sering dipadu dengan musik hip hop sehingga terdengar lebih modern.

6. Funk

Funk menjadi salah satu dari jenis-jenis musik populer yang ada. Perlu kamu ingat, jenis musik funk tidak sama dengan punk. Musik funk berasal dari daerah Afrika dan Amerika di mana mencampurkan musik jazz, RnB, dan soul.

Yang paling terdengar dari sajian musik funk adalah bunyi dari gitar, bass, dan drum. Ritmenya tajam serta terpotong-potong. Tidak sedikit pecinta musik ini yang menila bahwa funk dapat menjadi dalah satu genre yang cocok untuk menari.

Musik funk muncul dan dikenal pertama kali pada tahun 1960-an. Musisi funk yang terkenal di antaranya James Brown, Tower of Power, dan Sly and The Family Stone.

7. Rock

Menjadi salah satu jenis musik yang terus berkembang, musik rock memang disukai oleh banyak kalangan. Musik ini menyelimuti pergabungan aneka jenis musik dan mulai dikenal oleh dunia pada tahun 1940-an.

Musik rock juga memiliki banyak jenis seiring berkembangnya zaman seperti adanya progresive rock, alternative rock, hard rock, punk rock, dan lainnya. Musisi musik rock yang terkenal di dunia di antaranya Kurt Cobain, The Beatles, dan Mick Jagger.

Di Indonesia juga sangat banyak musisi rock yang terkenal seperti Slank, Ahmad Albar, dan The Rollies.

8. Metal

Musik yang stau ini memang tidak jauh dari musik rock. Yang membedakan musik metal lebih kencang, keras, dan berteriak. Jenis musik yang stau ini dikenal sejak tahun 1970-an berupa perkembangan akan musik rock.

Musik metal juga memiliki banya jenis seperti heavy metal dan black metal.

 

9. Electronic

Jenis musik selanjutnya ialah musik electronic. Musik ini sering juga disebut dengan EDM atau Electronic Dance Music.

Sesuai dengan sebutannya, yang paling membedakan musik ini dengan jenis musik lainnya ialah adanya tambahan alat musik yang lebih modern atau instrumen elektrik di mana memberi sentuhan aplikasi untuk menyempurnakan musiknya.

EDM memang lebih dikenal sebagai musik dugem dan dimainkan oelh para DJ atau Disc Jockey. Musik ini kian diterima di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

10. Raggae

Ragge merupakan jenis musik yang berkembang pada tahun 1960an akhir di daerah Jamaika. Jenis musik ini perpaduan dari musiknya yang serupa yaitu ska dan rocksteady.

Tempo dalam musik ini lebih lambat dan terdengar santai, namun tetap memiliki beat yang dapat membuat kamu bergerak.

Ketukan-ketukan dalam jenis-jenis musik populer yang satu ini sangat khas. Musisi raggae terkenal dunia di antaranya Bob Marley, Toots Hibbert, dan Jimmy Cliff.

11. Hip Hop

Hip hop lahir dari bagian timur Amerika dan merupakan perkembangan dari musik RnB. Jenis musik modern hip hop biasanya didominasi dengan rap atau rapcore.

Musik ini terus berkembang dan terus diminati oleh banyak pecinta musik hingga saat ini.

 

12. Techno

Pernah denger yang ini? Musik techno disebut dengan Electronic Dance Music. Awalnya ada di tahun 1980 di Detroit Amerika. Musik tecn ini jadi awal mula bentuk tari dan musik pesat.

Kebanyakan muasik tekno dibut dengan kombinasi synthesizer, hentakan drum dan sequencer. Ya seperti namanya, mengedepankan beragam suara teknologi musik.

Jenis jenis aliran musik ini pasti dimainkan di setiap club malam. Contoh musisinya:

  • Richie Hawtin
  • Carl Cox

13. Pop

Terakhir adalah musik dengan jenis genre musik pop. Musik pop adalah salah satu jenis seni musik populer yang mencerminkan kemodernan.

Selain modern, musi jenis pop juga lebih easy listening bagi segala kalangan. Di Indonesia jenis musik yang satu ini mendominasi dan tidak lekang oleh waktu.

 

Jenis-jenis Musik Tradisional

14. Country

Kamu pasti pernah dengerin music country, walau mungkin gak sadar. Musik country merupakan jenis musik tradisional yang memuat unsur musik Amerika Serikat bagian selatan tepatnya di pegunungan Appalachia.

Namun, musik ini lahir dari lagu penduduk Amerika Autara dengan aransemen musik Kelt dan genre Gospelnya

Tercatat pada abat 19, musik ini mulai tersebar luas karena banyaknya orang yang bermigrasi dari Inggris, Spanyol, Ireland dan Italia menuju Texas.

Di Texas ada padang rumput yang subur sehingga imigran betah dan jadi penggembala sapi, hingga Texas dijuluki kota Cowboy. Kemudian sampai saat ini Musik Country sudah tersebar di seluruh dunia dan luar angkasa.

 

15. Dangdut

Semua warga Indonesia wajib tahu ini. Dangdut pasti sudah sering denger lah, soalnya musik ini kan berasal dari Indonesia.

Dangdut punya nuansa India dan Melayu. Genre musik dangdut juga lekat dengan alat musik tradisional, dan makin kesini juga sudah menggunakan alat musik modern namun tetap alat musik tradisional wajib dipake dong.

Awalnya sih dandgut hanya dinikmati oleh masyarakt menengah ke bawah. Namun semakin kesini semua kalangan suka dan sering menikmatinya. Contoh musisi yang terkenal: Roma Irama, Nella Kharisma, dan mba Via Vallen.

 

Itu dia sebelas jenis-jenis musik di Indonesia yang dapat kamu pahami untuk lebih mengenal dunia musik.

 

 

Sumber

Raisa Andriana

 

raisa 001

 

 

Raisa Andriana (lahir di Jakarta, 6 Juni 1990; umur 27 tahun) atau yang lebih dikenal dengan nama Raisa adalah seorang penyanyi berkebangsaan Indonesia. Ia mulai dikenal publik setelah membawakan lagu berjudul Serba Salah. Sebelum bernyanyi solo, Raisa merupakan salah satu vokalis band bentukan Kevin Aprilio, Andante, yang kemudian menjadi Vierra (sekarang Vierratale).

Album eponim pertamanya Raisa dirilis pada tahun 2011 oleh Solid Records dan Universal Music Indonesia yang diproduseri oleh tiga musisi; Asta Andoko (RAN), serta Ramadhan Handy dan Adrianto Ario Seto (Soulvibe), juga didukung oleh Nanda Oka dan Asta Andoko yang berlaku sebagai Executive Producer untuk Solid Records.

Pada November 2013, Raisa merilis album keduanya Heart to Heart

2008-10: Awal karier dan Andante

Bakat menyanyi Raisa muncul sejak usia dini. Di usia 3 tahun, Raisa sering tampil berpura-pura seperti penyanyi sungguhan di atas panggung. Musikalitas Raisa banyak terinspirasi dari musisi kenamaan Amerika Serikat seperti Brian McKnight, Alicia Keys, dan Joss Stone.

Pada awal karier bernyanyinya, Raisa sempat digandeng komposer kenamaan David Foster untuk tampil di konsernya di Jakarta.Pada 2008, Raisa pun pernah menjadi vokalis band bentukan Kevin Aprilio, Andante, yang merupakan cikal bakal dari berdirinya band Vierra (sekarang Vierratale). Pada awal berdirinya, Andante mempunyai 5 orang personel yaitu Raisa, Widy Soediro Nichlany, Raka Cyril, Satrianda Widjanarko, dan Kevin Aprilio sendiri, tetapi karena pihak label menginginkan konsep yang berbeda, Raisa terpaksa dieliminasi dari band tersebut.

Raisa banyak menyanyi reguler di kafe-kafe musik. Dari kesempatan menyanyi di kafe-kafe tersebut, Raisa mendapatkan banyak peluang dalam karier bermusik.

2010-13: Awal kesuksesan dengan Debut Album Raisa

Raisa mulai dikenal publik setelah merilis debut single solonya yang berjudul Serba Salah. Kepopulerannya membuat Raisa diundang sebagai salah satu bintang pengisi acara dalam event Java Jazz Festival 2011. Performa Raisa di panggung Java Jazz Festival tersebut makin melejitkan kariernya hingga Raisa mendapatkan penghargaan di Anugerah Musik Indonesia 2012 sebagai Pendatang Baru Terbaik-Terbaik.

Pada 2011, album eponim debutnya berjudul Raisa diproduksi dan dirilis oleh Solid Records dan Universal Music Indonesia. Produser album tersebut adalah 3 musisi muda Indonesia, yaitu Asta Andoko (RAN), serta Ramadhan Handy dan Adrianto Ario Seto (Soulvibe). Nanda Oka dan Asta Andoko berlaku sebagai Executive Producer dalam album tersebut.

Pada 2012, Raisa meraih penghargaan Anugerah Planet Muzik 2012 sebagai Best New Female Artiste.

Pada 2016 album Eponim duet terbaru bersama Shae diproduksi dan dirilis oleh Warner Music Indonesia.

2013-sekarang: Heart To Heart dan Indonesian Idol

Pada 27 November 2013, Raisa merilis album keduanya¬†Heart to Heart,¬†di Soehana Hall, Gedung Energy, Jakarta Selatan. Album tersebut berisikan 9 lagu;¬†Bersinar, Hari Bahagia, Pemeran Utama, Teka-teki, Let Me be(I Do), Katakan!, LDR, Bye-bye¬†dan¬†Mantan Terindah. Lagu¬†Bye-bye¬†dan¬†Mantan Terindah¬†telah dirilis sebagai¬†single¬†pertama dan kedua, secara berurutan, dari Album Heart to Heart ini.¬†Kepada media, Raisa memberikan pesan jelas bahwa ia “bukan penyanyi aji mumpung” karena karya musik dan kemampuan vokalnya “lebih matang dari album sebelumnya”.¬†Selain peluncuran album tersebut, Raisa pun mengadakan Konser¬†Showcase¬†album¬†Heart to Heart¬†secara khusus untuk media/wartawan dan 300 orang¬†YourRaisa¬†(sebutan bagi para penggemar Raisa) yang telah terpilih sebelumnya melalui pre-order Box Set Raisa di¬†http://raisa.flagig.com. Konser tersebut digelar dengan tata ruang yang “menyenangkan” dengan tema “gembira versi Raisa”.

Pada 2014, Raisa ditunjuk sebagai juri tamu ajang pencarian bakat televisi Indonesian Idol Season 8 atau Indonesian Idol 2014. Pada awalnya Raisa hanya menjadi juri tamu babak audisi umum di kota Yogyakarta, tetapi karena formasi juri tidak lengkap pada beberapa babak siaran langsung, Raisa ditunjuk menggantikan posisi juri yang kosong pada babak-babak tersebut.

Pada Februari 2015, produsen film animasi terbesar di dunia¬†Walt Disney Pictures¬†menggandeng Raisa untuk menyanyikan lagu¬†soundtrack¬†di film terbaru Disney,¬†Cinderella, yang berjudul¬†A Dream is a Wish Your Heart Makes¬†versi Bahasa Indonesia dengan judul “Mimpi adalah Harapan Hati”. Film tersebut turut dibintangi¬†Cate Blanchett.

Pada Mei 2015, Raisa berhasil membuat konser solo pertamanya di Istora Senayan, Jakarta. Antusiasme yang tinggi dari para penggemarnya, membuat promotor Juni Concert yang saat itu dibantu oleh Dyandra Promosindo melanjutkan konser solo keduanya di DBL Arena, Surabaya. Konser solo pertama ini mengambil tema Pemeran Utama, yang juga adalah salah satu single sukses Raisa.

 

Sumber

.

Serenata Private Music Course

 

Ingin les musik tapi mahal? atau jauh dari rumah? jalanan macet?


Kenapa nggak gabung aja sama kita di Serenata Private Music Course?


Kalau les musik di tempat kami ga perlu capek2 ke tempat les,


ga perlu panas2an, ga perlu hujan2an, dan yang pastinya harganya juga ga bikin puasa =)

Sistem kita beda dari sekolah musik yang lain, karena sistem kita privat jadi gurunya yang datang kerumah, jadi beda dari sekolah musik kebanyakan ūüôā

Keuntungan :

  • Teacher bisa datang ke rumah
  • Disc 50% biaya pendaftaran
  • Harga yang terjangkau dengan berbagai promo yang sedang berlangsung
  • Waktu lebih fleksibel karena bisa mengatur jadwal langsung dengan teacher
  • Menggunakan metode fun learning untuk mengajar siswa usia dini
  • Terdapat kelas reguler dan kelas hobby sehingga dapat menyesuaikan minat siswa
  • Terdapat berbagai macam event berupa Mall in Concert atau Art & Music Show yang merupakan wadah untuk menunjukan bakat dari siswa-siswa SPMC yang di adakan rutin 3-4 bulan sekali di berbagai Mall di Jabodetabek
  • Terdapat kompetisi musik seperti Gathering Concert dan Video Music Competition yang merupakan acara tahunan SPMC sebagai ajang untuk meningkatkan daya saing, rasa kepercayaan diri dan sebagai pembuktian dari hasil belajar siswa
  • Teacher ramah dan penjelasan mudah dimengerti
  • Teacher berkualitas dan berpendidikan di bidangnya
  • Sabtu dan minggu tetap ada jadwal les
  • Setiap 6 bulan sekali terdapat ujian kenaikan tingkat yang bersertifikat lokal dan internasional
  • Menerima siswa usia dini (minimal 3 tahun), senior (di atas 50 tahun) dan juga siswa special needs (berkebutuhan khusus)

Kami menyediakan sistem pendidikan dengan alat musik yang beragam, seperti:

*Piano*

*Drum*

*Biola*

*Gitar*

*Keyboard*

*Vocal*

*Saxophone*

*Flute*

*Clarinet*

*Toddlers Class*

Kami juga rutin mengadakan event di tiap tahunnya untuk melatih mental siswa untuk tampil didepan publik lho.


For more information:


office

021-22853943


sms/whatsapp/call

0812 9902 1424

0858 8525 5587


ig

@serenatamusic

visit our official website at:¬†Serenata’s Official Website

Belajar Musik Bersama Serenata

  

Ingin les musik tapi mahal? atau jauh dari rumah? jalanan macet?


Kenapa nggak gabung aja sama kita di Serenata Private Music Course?


Kalau les musik di tempat kami ga perlu capek2 ke tempat les,


ga perlu panas2an, ga perlu hujan2an, dan yang pastinya harganya juga ga bikin puasa =)

Sistem kita beda dari sekolah musik yang lain, karena sistem kita privat jadi gurunya yang datang kerumah, jadi beda dari sekolah musik kebanyakan ūüôā

Keuntungan :

  • Teacher bisa datang ke rumah
  • Disc 50% biaya pendaftaran
  • Harga yang terjangkau dengan berbagai promo yang sedang berlangsung
  • Waktu lebih fleksibel karena bisa mengatur jadwal langsung dengan teacher
  • Menggunakan metode fun learning untuk mengajar siswa usia dini
  • Terdapat kelas reguler dan kelas hobby sehingga dapat menyesuaikan minat siswa
  • Terdapat berbagai macam event berupa Mall in Concert atau Art & Music Show yang merupakan wadah untuk menunjukan bakat dari siswa-siswa SPMC yang di adakan rutin 3-4 bulan sekali di berbagai Mall di Jabodetabek
  • Terdapat kompetisi musik seperti Gathering Concert dan Video Music Competition yang merupakan acara tahunan SPMC sebagai ajang untuk meningkatkan daya saing, rasa kepercayaan diri dan sebagai pembuktian dari hasil belajar siswa
  • Teacher ramah dan penjelasan mudah dimengerti
  • Teacher berkualitas dan berpendidikan di bidangnya
  • Sabtu dan minggu tetap ada jadwal les
  • Setiap 6 bulan sekali terdapat ujian kenaikan tingkat yang bersertifikat lokal dan internasional
  • Menerima siswa usia dini (minimal 3 tahun), senior (di atas 50 tahun) dan juga siswa special needs (berkebutuhan khusus)

Kami menyediakan sistem pendidikan dengan alat musik yang beragam, seperti:

*Piano*

*Drum*

*Biola*

*Gitar*

*Keyboard*

*Vocal*

*Saxophone*

*Flute*

*Clarinet*

*Toddlers Class*

Kami juga rutin mengadakan event di tiap tahunnya untuk melatih mental siswa untuk tampil didepan publik lho.


For more information:


office

021-22853943


sms/whatsapp/call

0812 9902 1424

0858 8525 5587


ig

@serenatamusic

visit our official website at:¬†Serenata’s Official Website

Kehebohan Konser The Chainsmokers

TheChainsmokersLive

 

 

Semburat warna jingga di langit sebelah barat menandakan hari menjelang malam. Tak seperti biasanya, lalu lintas Jakarta pada Jumat (29/3/2018) itu lengang. Rute Cengkareng-Kemayoran yang biasanya bisa makan waktu satu jam lebih, bisa ditempuh dalam 20 menit.

Libur akhir pekan yang panjang, sepertinya dimanfaatkan banyak warga Ibu Kota untuk pesiar ke luar kota sehingga mengurangi hiruk-pikuk di jalanan.

Namun, begitu memasuki area Jakarta International Expo–lebih populer disebut arena Pekan Raya Jakarta–di Kemayoran, Jakarta Pusat, keramaian kembali terasa. Beberapa kelompok orang, kebanyakan muda belia, tampak mulai memasuki Gedung Niaga yang terletak di area tersebut.

The Chainsmokers adalah daya tariknya. Untuk ketiga kalinya, duo pemusik dansa elektronik (Electronic Dance Music/EDM) asal Amerika Serikat itu mengadakan konser di Jakarta.

Menurut pengamatan Beritagar.id, sebagian besar penonton yang memasuki Gedung Niaga masih berusia muda, antara 20-30 tahun. Meski ada juga beberapa penonton yang datang membawa keluarga, dengan anak-anak yang masih berusia sekitar 7-12 tahun.

Gerbang telah dibuka sejak pukul 4 sore, walau kelompok yang terdiri dari Andrew Taggart dan Alex Pall itu dijadwalkan baru tampil jam 10 malam. Namun panggung tak kosong, sebab promotor Townsquare Entertainment mengundang beberapa musisi EDM lokal untuk menghibur penonton. Mereka adalah DJ Jenja, Weird Genius, Alffy Rev, dan DJ Dipha Barus.

Usai aksi Dipha, panggung digelapkan. Penonton masih harus menunggu sekitar sejam. Sementara, semakin banyak orang memasuki area konser. Sebagian mengantre untuk membeli minuman di bagian belakang GA Festival Area. Antreannya panjang, mengular hingga sekitar empat lapis.

Akhirnya jam pada ponsel menunjukkan tepat pukul 22.00, tapi The Chainsmokers belum juga muncul. Namun penantian penonton hanya sebentar. Hanya lewat sekitar dua menit, lampu pada panggung mulai dinyalakan. Konser yang relatif tepat waktu.

Jakarta, are you ready?” teriak Andrew Taggart. Penampilannya relatif santai untuk ukuran seorang musisi kelas dunia yang sedang beraksi di panggung.

Lelaki berusia 28 tahun itu mengenakan kaus putih dan celana ketat berwarna merah. Sementara Alex Pall yang lebih banyak berdiri di belakang turntable mengenakan kaus putih, celana jeans pendek dan topi hitam.

Wajar mereka berpenampilan sederhana. Cuaca di Jakarta saat itu sangat panas. Bulan purnama bersinar terang di langit yang nyaris tanpa awan.

The Chainsmokers pun membuka penampilan mereka dengan lagu terbarunya, “Everybody Hates Me”. Penonton sama sekali belum panas, mungkin karena lagu tersebut masih terasa asing, mengingat baru dirilis pada pertengahan Maret.

Lantas, duet DJ ini memutar lagu “Dont Let Me Down” yang sempat masuk peringkat ketiga Billboard Top 100 di Amerika Serikat. Sontak kerumunan pun menggila.

Suasana semakin panas ketika Taggart dan Pall beraksi dengan lagu “Closer”, yang videonya ditonton lebih dari dua miliar kali di Youtube.

 

Taggart kemudian mengambil mikrofon, menyanyikan lagu “Paris”. Suaranya bisa dibilang biasa-biasa saja, terkadang kelemahan itu ditutupi dengan efek. Toh, vokal lelaki kelahiran Portland itu bukan jualan utama The Chainsmokers. Yang terpenting, kedua DJ ini berhasil menyihir penonton.

If we go down, then we go down together,” ribuan penonton melakukan koor setiap kali Taggart mengarahkan mikrofon kepada penonton.

Suasana semakin panas. Penonton bagai terhipnotis dengan ajakan Pall dan Taggart untuk ikut bernyanyi, mengangkat tangan, hingga melompat-lompat. Apalagi terkadang kembang api ditembakkan ke udara, menambah kemeriahan suasana.

Ada sekelompok penonton yang joget tak berhenti, hingga akhirnya lelah dan duduk di lantai.

Memang tak semua penonton ikut joget. Beberapa orang yang sepertinya hanya menemani pasangan mereka, tampak tak acuh dengan aksi Pall dan Taggart. Mungkin tidak familiar dengan lagu-lagu duo yang berdiri pada 2012 itu.

Di atas panggung, The Chainsmokers seolah mengamati ketakacuhan tersebut. Mereka lalu mendendangkan remix lagu-lagu populer seperti “Zombie” dari The Cranberries, “We Will Rock You” dari Queen, “Love Yourself” dari Justin Bieber, serta tak ketinggalan “Something Just Like This”, kolaborasi mereka dengan band ternama Coldplay.

 

Semua racikan lagu itu berhasil bikin lebih banyak penonton goyang, lompat-lompatan, dan menyanyi bersama. Hingga saat lagu “Sick Boy” selesai, Taggart mengucapkan, “Jakarta, thank you so much!

Waktu sudah menunjukkan 23.30. Lampu panggung gelap. “Sudah nih, begitu¬†doang?”, “Lah, kelar,” dan berbagai ungkapan kekecewaan lain muncul di mana-mana. Namun sebagian penonton tahu ini hanya trik dan meneriakkan, “We want more!” berulang-ulang.

Dua menit kemudian, lampu kembali terang. Penonton pun bersorak. Beberapa yang sudah ke pintu keluar kembali bergegas ke arah panggung.

The Chainsmokers pun kembali beraksi dengan lagu “Closer”, kali ini versi yang lebih panjang. Penonton menggila. Kembang api berdentum di angkasa.¬†Confetti¬†dihamburkan ke arah penonton, menutup konser The Chainsmokers yang berlangsung hampir dua jam.

Jakarta,¬†we are The Chainsmokers and you are amazing, thank you!” demikian teriakan Andrew Taggart menutup konser The Chainsmokers.

 

 

Sumber