Konser Guns N’ Roses di Jakarta

Guns-N-Roses.jpg

 

 

Konser Guns N’ Roses di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (8/11/2018) malam, jadi pembuktian hubungan sang vokalis Axl Rose dan Slash yang semakin akrab.

Dipenuhi puluhan ribu penonton, konser Guns N’ Roses bertajuk Not in This Lifetime Tour itu memang menampilkan formasi lengkap, yakni Axl Rose, Slash, dan Duff McKagan.

Begitu juga dengan 3 personil lainnya, Richard Fortus pada rhythm guitar, Frank Ferrer pada drum dan Melissa Reese pada keyboard.

Axl Rose pun selalu memperkenalkan satu persatu personilnya dalam jeda penampilannya.

Hubungan Axl Rose dan Slash memang sempat renggang sampai akhirnya membaik. Keakraban keduanya pun terlihat saat Axl Rose memperkenalkan para personel. Giliran memperkenalman nama Slash, Axl pun menyebutnya dengan pendiam dan pemalu.

And the quiet and shy, name Slash (dan yang pendiam dan pemalu, Slash),” ucap Axl sambil merangkul Slash yang ikut tersenyum.

Tak lama kemudian, intro lagu “Patience” pun membuat penonton berteriak. Suara Axl bersiul pun mengiringi rintik gerimis yang turun.

Axl membawakan “Patience” dengan sepenuh hati. Para penonton pun terbawa suasana syahdu lagu yang bercerita tentang penantian itu.

Keakraban antara Axl dan Slash memang berdampak baik. Terbukti Guns N Roses menggelar tur dunia dengan tajuk ‘Not In This Lifetime Tour in Jakarta 2018’. Konser ini bisa dibilang juga sebagai konser reuni.

Dan Jakarta merupakan kota pembuka dari konser GNR di Asia. Sesuai jadwal, mereka akan menutup konser di Asia pada 21 November 2018 di Hong Kong. Setelah Jakarta, Guns N’ Roses akan langsung terbang ke Philipina.

 

Sumber

Advertisements

Mariah Carey Live in Concert!

mariah-carey-siap-konser-di-candi-borobudur-PEz

 

 

 Mariah Carey, diva pop asal Amerika siap manggung di Taman Lumbini Candi Borobudur Magelang, Selasa (6/11/2018) malam ini.

Pelantun lagu ‘Hero’ ini akan manggung dalam Himbara Borobudur Symphony 2018 yang dipromotori langsung oleh BUMN PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur Prambanan dan Ratu Boko dengan menggandeng event consultant Rajawali Indonesia.

Dalam persiapannya, pihak promotor menjanjikan akan memberikan sajian yang megah dan spektakuler.

Bakkar Wibowo selaku Creative Director Borobudur Symphony 2018 menuturkan pihaknya akan menyediakan lanskap panggung sebesar 18×20 meter.

 

“Konsep akan kita buat open roof jadi penonton akan bisa menyaksikan langsung dua mahakarya yaitu Borobudur dan sang Diva Mariah Carey,” katanya dalam jumpa media di Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin (5/11/2018).

Bigband sebanyak lebih dari 50 orang pun akan menambah kemegahan konser yang dilakukan oleh peraih lima kali penghargaan Grammy Award ini.

Tak hanya itu, persiapan lighting, sound system dan segala pendukung dalam konser eksklusif ini sudah mulai disiapkan sejak hari ini.

 

Ia menegaskan bahwa pertunjukkan Mariah Carey di Borobudur mendatang akan tampil spektakuler dan penuh dengan suguhan menarik.

“Lighting, sound system semua sudah kita siapkan, kita tunggu saja besok,” katanya.

Mariah Carey sendiri, lanjut Bakkar, dijadwalkan akan mulai melihat panggung dan melakukan cek lokasi pada Selasa pagi

 

Sementara itu, melalui postingan instagram pribadi milik CEO Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi dengan akun @anas_alimi menunjukkan persiapan panggung yang akan dijadikan lokasi Mariah Carey manggung. Tampak latar belakang panggung yakni siluet cagar budaya Candi Borobudur yang megah.

Dirut PT TWC Edy Setijono pun menjanjikan akan memberikan pengalaman yang spektakuler dengan digelarnya konser Borobudur Symphony 2018 ini.

Pihaknya meyakini dengan hadirnya diva kelas dunia di bangunan cagar budaya ini akan menunjukkan kepada dunia akan megahnya bangunan sejarah yang ada di Indonesia.

“Kita ingin ini menjadi pusat perhatian dunia bahwa di Indonesia memiliki bangunan sejarah yang begitu megah. Ini kita harapkan menjadi trigger dari potensi pariwisata yang ada di Indonesia,” katanya di kesempatan yang sama.

“Semoga event ini bisa menjadi trending dan banyak di posting oleh penonton melalui sosial media sehingga seluruh dunia akan tahu kemegahan Candi Borobudur dan pariwisata
Sumber

The 90s Festival

the 90's festival

Akselerasi Entertainment sebagai event promotor The 90’s Festivalakan menghadirkan kembali kenangan masa 1990-an dalam sebuah festival nostalgia terbesar bertajuk The 90’s Festival 2018 yang rencananya akan diselenggarakan di Gambir Expo Kemayoran (Komp. JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat), Sabtu, 10 November 2018.

The 90’s Festival 2018 hadir dengan nuansa musik yang akan menjawab kerinduan para pelintas masa 90-an. Musikus-musikus terbaik dari masa 1990-an yang kini sulit ditemukan, bakal reuni kembali demi bermain di acara keempat The 90’s Festival ini.

Musikus-musikus era 1990-an yang namanya kini jarang terdengar namun lagunya selalu kita lantunkan hingga saat ini, akan bermain di The 90’s Festival 2018. Kuliner, buku, film, mainan, tokoh favorit, dan hal-hal lain yang sudah dirindukan oleh khalayak ramai, akan dihadirkan kembali di The 90’s Festival tahun ini.

Konsep The 90’s Festival (4th edition) yang ditawarkan oleh Akselerasi Entertainment sebagai promotor adalah dengan menghadirkan lebih dari 20-an artis dan musikus di era 1990-an, dalam dan luar negeri, serta menghadirkan 24 komunitas 1990-an yang membawa pengunjung bernostalgia ke era 1990-an.

Kali ini The 90’s Festival akan membawa pengunjung kembali bernostalgia dengan sederet artis dan musisi papan atas di Era 90-an. Di antaranya: The Moffatts Reunion, Blue, Padi Reborn, Sheila On 7, Java Jive, Lingua, Be3, Bunga, Kidnap Katrina, Iwa K, Sweet Martabak, Protonema, Funky Kopral, /rif, Fatur & Nadila, Dian Pramana & Deddy Dhukun (2D), Wayang, Tic Band, Sket, Bayou dan Cherry Bombshell akan mengisi The 90’s Festival 2018.

The Moffatts, Band asal Kanada yang beraliran Pop/Rock sempat membawa hitsnya berada di puncak chart Asia, tentu namanya sudah tidak asing lagi dikalangan pencinta musik 90-an. Band yang juga terkenal dengan hits nya yang berjudul “Miss You Like Crazy” setelah 18 tahun namanya tidak terdengar di dunia musik.

Akhirnya, The Moffatts kembali hadir dalam formasi lengkap yang anggotanya terdiri dari 4 bersaudara, yaitu Scott, Clint, Bob dan Dave Moffatts. Mereka akan menjawab kerinduan para penikmat musik dengan konsep reuni untuk pertama kalinya hanya di The 90’s Festival 4th edition.

Blue, Boyband yang beranggotakan Antony Costa, Duncan James, Lee Ryan dan Simon Webbe akan menghibur para fans setianya dengan membawakan hits-hits terbaiknya seperti “All Rise”, “One Love”, dan “Guilty”, ada di The 90’s Festival.

Festival nostalgia terbesar ini akan dihelat dalam empat panggung musik yang akan diisi dengan line up artist yang telah disebut di atas. Tak hanya musik, kita juga akan disuguhkan dengan permainan yang mengingatkan pada era 1990-an, kuliner, serta dekorasi khas tahun 1990an yang dipastikan akan membuat nuansa nostalgia semakin terasa.

Pembelian tiket dapat dibeli di http://www.the90sfestival.com atau di tiket partner terdekat. Tiket dibanderol dengan harga Rp. 550.000 untuk katagori festival dan kuota yang tersedia akan segera habis. Sedangkan untuk kategori Superfestival adalah Rp. 1.400.000. Untuk kategori Superfestival, kuota yang tersedia jumlahnya sangat terbatas.

“Sebaiknya segera membeli tiket di presale, karena kuotanya tidak banyak, nanti menyesal kalau sudah kehabisan,” ucap Arinda, Public Relation dari Akselerasi Entertainment.

 

Sumber

A1 20TH ANNIVERSARY REUNION TOUR

a1

Pecinta musik Tanah Air kembali mendapat sajian konser dari grup Internasional. Kali ini, grup asal Inggris-Norwegia, A1, yang akan menghibur para penggemarnya di Indonesia.

A1 akan menghibur para penggemarnya lewat aksi panggungnya di Ballroom Hotel DoubleTree by Hilton Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, pada 19 Oktober 2018 mendatang, mulai pukul 20.00 WIB. Konser yang digagas promotor Full Color Entertainment ini bertajuk ‘A1 20TH ANNIVERSARY REUNION TOUR’.

Semula, diberitakan bahwa konser A1 ini akan digelar di Balai Sarbini. Namun belakangan, pihak penyelenggara menginformasikan adannya perubahan lokasi digelarnya konser A1, ke Ballroom Hotel DoubleTree by Hilton Jakarta. Hal itu disampaikan melalui Managing Director Full Color Entertainment, David Ananda.

“Di venue yang baru ini, kami yakin para penggemar A1 akan lebih nyaman dan merasa lebih intim. Karena bisa melihat idola mereka manggung lebih dekat lagi,” kata David Ananda ketika ditemui di kawasan Jakarta, Rabu (3/10/2018) malam.

Ya, keintiman antara A1 dengan para penggemarnya itu menjadi alasan dasar perubahan lokasi konser. Dengan berubahnya lokasi, tentu layout seatplan atau pengaturan kursi dan tempat menonton juga ikut berubah, tapi tidak dengan harga tiket konsernya.

“Perubahan layout seatplan ini pastinya akan membuat penonton berada lebih dekat dengan idola mereka saat konser berlangsung di venue yang baru ini. Selain itu, Promotor juga menyediakan kelas Diamond Meet & Greet (standing ataupun duduk) seharga Rp 2,5 juta dengan benefit meet & greet dan berkesempatan bertemu idola dan bersua sambil berfoto bersama,” ucap David Ananda.

 

Sumber

Synchroniza Festival 2018

 

scyn

Synchronize Fest merupakan festival musik multi-genre tahunan berskala nasional yang mengundang puluhan ribu audience untuk merayakan keberagaman jenis musik hidup di lima panggung selama tiga hari, tiga malam, menikmati suguhan 100-an pertunjukan terkurasi dari artis-artis terfavorit dan terbaik tanah air yang datang dari dekade ’70-an, ’80-an, ’90-an hingga 2000-an. Seluruh genre musik populer bakal ditampilkan di Synchronize Fest .

Mulai dari genre pop, R&B, rock & roll, blues, folk, jazz, punk, heavy metal, hiphop, reggae, ska, atau sub-genre hardcore, metalcore, death metal, grindcore, industrial rock, new wave, indie pop, alternative rock/grunge, bossa nova, komedi bahkan hingga dangdut pun akan ikut ditampilkan di pergelaran ini. Selain menikmati ratusan pertunjukan musik, Synchronize Fest juga akan menyuguhkan berbagai pengalaman terkurasi lainnya bagi para audience, di antaranya adalah Outdoor Cinema, Art & Merch Market, Records Fair hingga F&B Festival. Rincian mengenai program-program tersebut akan dijelaskan lebih lanjut dalam rilis pers berikutnya. Sejarah digelarnya Synchronize Fest sendiri terjadi pada tahun 2000. Berawal dari semangat militan sekelompok anak muda yang mempelopori festival musik elektronik hingga akhirnya sembilan tahun kemudian, pada Februari 2009, berkembang menjadi sebuah festival musik tiga hari yang menampilkan beragam aksi terbaik dari kancah hiburan musik hidup tanah air di Plaza Indonesia Entertainment X’nter, Jakarta.

scynchronize festival 1

 

scynchronize festival 2

 

scynchronize festival 3

 

 

Sumber

SPMC Beri Kesempatan kepada Disabilitas untuk Bermusik.

 

 

DSCF2510

 

Musik adalah alunan nada yang bersifat universal. Siapa pun boleh mendendangkannya, tak terkecuali penyandang disabilitas. Itulah konsep yang dibangun oleh pemilik Serenata Private Music Course (SPMC) Aldis Priandrani.

“Kami tidak memandang bentuk fisik, penampilan atau apapun yang terkait dengan fisik. Yang kami nilai adalah bagaimana seseorang mampu bernyanyi atau memainkan alat musik dengan indah. Karenanya lomba bermusik dan bernyanyi yang kami gelar terbuka bagi siapa pun,” kata Aldis, Minggu (16/9).

Sabtu (15/9) bertempat di Bekasi, puluhan peserta mengikuti lomba bermusik dan bernyanyi yang digelar SPMC. “Lomba ini kami adakan setiap tahun. Tujuannya untuk mencari bintang dan mencari bakat musik dan bernyanyi baik untuk anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua. Ada 2 part, part 1 lomba untuk usia 7-9 tahun, 13 tahun ke atas yang kami gelar kemarin. Kostum yang mereka pakai bernuansa tropical. Kami sediakan trofi untuk 6 pemenang, dan 1 trofi untuk pemenang kostum terbaik,” tandas Aldis.

Sementara itu pada Oktober nanti, pihaknya juga akan menggelar part 2 untuk lomba usia 4-6 tahun dan usia 10-12 tahun. “Untuk lomba tersebut yang kami namakan part 2 kostumnya bertema halloween. Ini untuk menarik minat anak-anak dalam bermusik yang bernuansa halloween,” tukasnya.

Aldis berpesan khusus untuk penyandang disabilitas agar tidak ragu menunjukkan kebolehannya dalam olah seni. “Tidak sedikit disabilitas yang memiliki bakat yang luar biasa dalam bermusik atau bernyanyi. Tahun lalu bahkan juara pertama diraih oleh penyandang tunanetra yang bermain drum. Saya sendiri melatih sejumlah anak berkebutuhan khusus seperti penyandang autis, down syndrome, dan anak hyperaktif. Mereka juga memiliki potensi, tinggal bagaimana kita dengan sabar dan penuh kasih memoles bakat mereka,” pungkasnya.

Sumber

Konser Cinta & Rock n Roll

konser cinta & rock n roll

 

Akhir pekan ini, Jakarta punya sajian acara musik yang seru. Konser Cinta & Rock N Roll akan menghentak dengan menghadirkan band rock papan atas.

Dari media sosialnya, Konser Cinta & Rock N Roll rencananya akan digelar pada 15 September 2018. Acara tersebut bakal dimulai pukul 20.00 WIB.

Konser Cinta & Rock N Roll rencananya berlangsung di Livespace Lot 8 SCBD, Jakarta Selatan.

Sederet band rock keren sudah siap menjadi pengisi acaranya. Mereka adalah Elephant Kind, NTRL, Gugun Blues Shelter, dan Kelompok Penerbang Roket.

Saat ini, tiket sudah bisa didapatkan di beberapa situs penjualan tiket online. Konser Cinta & Rock N Roll mematok Rp 150 ribu untuk satu tiketnya.

Sumber