9 Musisi Unjuk Gigi di Album Kompilasi Musikini Superhits, Siapa Saja?

Steve Lillywhite bersama 9 musisi yang terlibat dalam album kompilasi Musikini Superhits saat jumpa pers peluncuran album tersebut di KFC Artha Gading, Jakarta Utara, Senin (21/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com – Sembilan musisi Tanah Air yang terdiri dari solois dan band unjuk gigi dalam album kompilasi bertajuk ” Musikini Superhits” yang dipersembahkan Jagonya Musik & Sport Indonesia (JMSI).

Adapun, kesembilan musisi tersebut adalah Budi Doremi, Brisia Jodie, Juicy Luicy, Chintya Gabriella, Aaliyah Massaid, Eclat, Ahmad Abdul, Lyla, dan Ghea Indrawari.

Brisia Jodie mengatakan, album kompilasi ini merupakan langkah awalnya membuat album solo sendiri.

Jebolan Indonesian Idol musim ke-9 itu merasa terhormat bisa terlibat dalam satu proyek dengan delapan musisi lainnya.

“Senang banget karena cita-cita aku, lagu aku masuk album kompilasi. Semoga next bisa album solo, jadi ini sebuah permulaan, sebuah kehormatan untuk aku,” kata Brisia Jodie saat jumpa pers peluncuran album kompilasi “Musikini Superhits” di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (21/10/2019).

Sementara itu, grup band Lyla menggandeng penyanyi Ghea Indrawari untuk membawakan lagu “Janji” dalam album tersebut.

“Kami pilih Ghea karena kami pengin punya lagu featuring, dan kami lihat-lihat suara Ghea yang paling pas di lagu itu. Ternyata Ghea menyambut baik niat kami ini,” ucap Naga, sang vokalis.

CEO JMSI Steve Lillywhite mengatakan, “Musikini Superhits” merupakan album kompilasi yang mewakili musisi populer.

“Saya belum pernah memiliki banyak penyanyi superhits dalam satu album. Ini benar-benar mewakili musik terbaik anak muda Indonesia,” ujar Steve Lillywhite.

 

 

 

Sumber :
https://entertainment.kompas.com/read/2019/10/21/185311210/9-musisi-unjuk-gigi-di-album-kompilasi-musikini-superhits-siapa-saja.

Vertical Horizon Siap Bawa Kamu Bernostalgia di The 90’s Festival 2019

Konferensi pers The 90s Festival di Foodism, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2017).

JAKARTA,  KOMPAS.com – Festival nostalgia tahunan The 90’s Festival edisi ke-5 siap digelar di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, 23-24 November 2019.

Setelah mengumumkan 26 musisi yang akan memeriahkan The 90’s Festival edisi ke-5, Akselerasi Entertainment selaku promotor kembali mengumumkan Line Up fase ketiga, salah satunya Vertical Horizon.

Perwakilan Akselerasi Entertainment Arinda mengatakan, Vertical Horizon menjadi salah satu musisi Internasional yang banyak diminta untuk hadir di The 90’s Festival tahun ini.

“Banyaknya permintaan dari pencinta The 90’s Festival, akhirnya kami mengundang Vertical Horizon sebagai salah satu musisi internasional tahun ini. Tentunya kehadiran mereka sangat dinantikan oleh para fans mereka di Indonesia,” ucap Arinda dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (17/10/2019).

Band asal Amerika yang beranggotakan Matt Scannell, Ron Lalevella, Donovan White, dan Mark Facifiar ini akan mengajak pengunjung bernostalgia ke tahun 90-an dengan lagu-lagu andalannya seperti “Everything You Want”, “You’re A God”, dan “Best I Ever Had”.

Vertical Horizon akan tampil pada Minggu, 24 November 2019, bersama Cherry Bombshell, 7 Kurcaci, MLD feat Humania, dan U’Camp.

Musisi dalam negeri pun tidak kalah seru.

Sederet musisi akan mengajak kalian bernostalgia kembali ke masa 90-an, seperti KLA Project, Warna, Powerslaves dan Adoria feat Lingua yang akan menyapa para pencinta musik tahun 90-an pada Sabtu, 23 November 2019.

Fase ketiga ini merupakan fase terakhir yang akan diumumkan oleh Akselerasi Entertainment.

Arinda mengatakan, tiket sudah hampir habis terjual.

“Alhamdulillah, tiket tahun ini sudah hampir habis terjual, jangan sampai menyesal kalau kehabisan, rugi banget kalau sampai melewatkan The 90’s Festival tahun ini,” ujarnya.

Untuk tiket The 90’s Festival tahun ini dijual dalam bentuk 2 Day Pass atau tiket terusan dua hari yang dimulai dari harga Rp 2,3 juta untuk Presale 2 kategori Super Festival dan Rp 1 juta untuk Presale 2 kategori Festival.

Sementara itu untuk Daily Pass dibanderol Rp 1,6 juta untuk Presale 2 kategori Super Festival dan Rp 650.000 untuk Presale 2 kategori Festival.

Sementara tiket Presale 1 sudah habis terjual.

Untuk para penonton yang ingin menonton secara grup, tersedia tiket kategori group package yang dijual seharga Rp 2,6 juta untuk pembelian 5 tiket kategori Daily Pass dan Rp 4 juta untuk pembelian 5 tiket kategori 2 Day Pass.

Tiket The 90’s Festival 2019 dapat dibeli di aplikasi Traveloka dan situs web resmi http://www.the90sfestival.com

Berikut adalah daftar penampil The 90’s Festival edisi ke-5:

Sabtu, 23 November 2019:

Hanson, Aqua, KLA Project, God Bless, Naif, Jamrud, Potret, Warna, Tofu Reunion, Element Reunion, Me Voices, Purpose, Wayang, Wong Reunion, S.LA #Savelaguanak, Powerslaves dan Adoria Feat Lingua.

Minggu, 24 November 2019:

Michael Learns To Rock (MLTR), Vertical Horizon, Sheila on 7, Gigi, Vina Panduwinata, DR.PM Reunion, Tipe-X, Fariz RM, Arwana, IWA K, Sweet Martabak, Cherry Bombshell, 7 kurcaci, MLD Feat Humanian, Bunglot, D.O.T, Jingga, dan U’Camp.

 

 

Sumber :

https://entertainment.kompas.com/read/2019/10/17/235225710/vertical-horizon-siap-bawa-kamu-bernostalgia-di-the-90s-festival-2019?page=2.

Ifan Seventeen Merasa Canggung Saat Kembali ke Panggung

Ifan Seventeen

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyanyi Ifan Seventeen, berbagi pengalamannya saat ia manggung untuk kali pertama pascabencana tsunami yang merenggut tiga personelnya di Tanjung Lesung, Banten pada akhir tahun 2018 lalu.

Cerita tersebut dibagikan pria bernama lengkap Riefian Fajarsyah itu melalui akun Instagramnya. Vokalis berusia 36 tahun itu mengunggah beberapa foto dirinya yang sedang bernyanyi di atas panggung di Magetan, Jawa Tengah.

Ifan mengaku memilih panggung kecil lantaran harus kembali menyesuaikan diri.

“Alhamdulillah hari ini mulai manggung lagi, the very first gig since December last year. Sengaja ambil panggungan yang ga terlalu besar dan ga terlalu masal, untuk pengenalan kembali ke panggung, pengenalan kembali ke semua suasana diatasnya, untuk sesuatu yang besar diakhir tahun ini insyaAllah,” tulis Ifan seperti dikutip Kompas.com, Selasa (18/6/2019).

Ifan tak memungkiri bahwa ia masih merasa canggung saat berada di atas panggung.

“Eventhough it felt so awkward diatas panggung tanpa anak2, dan memang butuh keberanian yang besar buatku sampe bisa nginjekin kaki diatas panggung lagi,” tulis Ifan.

Namun, pemanasan ini harus dilakukan demi sebuah proyek di akhir tahun.

“Tapi insyaAllah semua ini buat rencana BESAR diakhir tahun, bismillah,” tulis Ifan lagi.

Untuk diketahui, tiga personel Seventeen, yakni Bani, Herman, dan Andi ditemukan meninggal saat terjadi bencana tsunami yang terjadi di Tanjung Lesung Beach Resort, pada 22 Desember 2018 lalu. Selain tiga personel, Ifan juga kehilangan istrinya, Dylan Sahara, yang juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.