Alasan Lagu Lady Gaga Mudah Terngiang-ngiang di Kepala

10095018aa

Pernahkah setelah Anda mendengar sebuah lagu tertentu, lagu itu terngiang-ngiang terus di kepala Anda, bahkan secara tidak sadar? Bukan hanya pada musik yang disukai, namun juga yang mungkin Anda benci.

Mengalami lagu yang terputar berulang-ulang di otak adalah kejadian yang biasa dan dialami orang-orang di seluruh dunia. Namun, beberapa lagu mungkin saja “bersarang” di otak selama berhari-hari, lebih daripada yang lain.

Mengutip Open Culture pada Rabu (6/2/2019), sebuah studi yang dilakukan pada 2010 hingga 2013 mencoba mencari tahu tentang hal ini. Para peneliti dari Durham University, Goldsmiths, University of London, dan University of Tubingen mencari tahunya dalam sebuah studi berjudul “Dissecting an Earworm: Melodic Features of Song Popularity Predict Involuntary Musical Imagery.”

Mengutip Billboard, para peneliti melakukan survei pada tiga ribu orang. Terungkap bahwa ada beberapa lagu yang paling mudah terngiang-ngiang. Salah satunya adalah beberapa lagu milik Lady Gaga.

“Dia memiliki tiga lagu dalam 10 teratas daftar ‘earworm‘ kami. Lagunya ‘Bad Romance‘ dituliskan oleh 33 persen partisipan dalam penelitian kami. ‘Alejandro‘ dan ‘Poker Face’ berada di posisi 8 dan 9 pada posisi daftar kami. Jadi sepertinya artis tertentu lebih menonjol daripada yang lain,” kata penulis utama Kelly Jakubowski.

(Sumber)

Advertisements

Project Pop Merasa Sering Terlupakan

comeback-project-pop-rilis-single-baru--469fab

 

 

Grup vokal Project Pop bersyukur menjadi salah satu penampil dalam Love Festival Vol. 3 Love is Live yang akan digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (8/2/2019) mendatang. “Terima kasih sudah mengundang kami. Kami merasa dihargai juga sekali. Perhelatan musik yang dulu kita anggap kok enggak menghargai kita sebagai musisi Indonesia,” kata Udjo pada konferensi pers di CGV Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019). “Biasanya perhelatan konser besar mereka pikirannya lebih mengundang band,” lanjutnya. “Jadi kami sering terlupakan tapi puji Tuhan dari akhir tahun kemarin perhelatan-perhelatan musik begini mengingat nama kita,” sambung Tika. Udjo berharap masih banyak pendengar yang masih ingin menikmati karya-karya mereka di acara yang menampilkan 9 grup musik ternama Indonesia itu. “Memang tahunnya sekarang mendapatkan apresiasi kembali, terima kasih, mudah-mudahan banyak juga yang masih rindu sama lagu-lagu kami,” ujar Udjo. Pada Love Festival Vol.3 Love is Live, 9 Concerts in 1 Night, tersebut Project Pop akan membawakan lagu-lagu yang membawa pesan persahabatan. “Kami lebih mengusung tentang perjalanan persahabatan kami. Kami membawa pesan persahabatan,” imbuh Tika. Setelah salah satu personelnya Oon meninggal dunia, kini Project pop beranggotakan lima orang yakni Tika, Udjo, Odie, Yosi dan Gugum. Love Festival adalah pagelaran musik yang dipersembahkan oleh Berlian Entertaiment, Hype Festival dan Panorama Live. Pada episode yang ketiga, Love Festival mengusung tema Love is Live, 9 Concerts in 1 Night, yang menyuguhkan perjalanan cinta, persahabatan, dan perpisahan 9 grup musik Tanah Air.

 

(Sumber)

Soundtrack Film A Star is Born Jadi Best Original Song Golden Globes 2019

star born

Lagu tema film A Star is Born, ” Shallow”, ciptaan Lady Gaga dinobatkan sebagai Best Original Song – Motion Picture dalam Golden Globes 2019, Senin (1/7/2019). “Shallow” adalah sebuah balada yang ditulis oleh Gaga bersama dengan Mark Ronson, Andrew Wyatt, dan Anthony Rossomando. “Congratulations to Lady Gaga (@ladygaga), Mark Ronson (@MarkRonson), Anthony Rossomando, and Andrew Wyatt (@Wyattish) for “Shallow” – Best Original Song – Motion Picture – A Star Is Born (@starisbornmovie). – #GoldenGlobes,” tulis akun Twitter resmi @goldenglobes, seperti dikutip Kompas.com. Lagu yang dinyanyikan Lady Gaga berduet dengan aktor Bradley Cooper itu berhasil menggeser “All The Stars (Black Panther), “Girl in the Movies” (Dumpling”, “Requiem for a Private War” (A Private War), dan “Revelation” (Boy Erased). “Shallow” dirilis pada 27 September 2018 bersama dengan video musiknya. Video berdurasi 3 menit 36 detik itu menampilkan duet yang menakjubkan Gaga dan Cooper membawakan “Shallow”. Sebagai informasi, A Star Is Born merupakan debut Bradley Cooper sebagai sutradara. Ia juga menjadi pemeran utama bersama Lady Gaga.

(Sumber)

Terungkap Sebuah Penelitian, Orang Suka Dengarkan Lagu-Lagu Ed Sheeran Sebelum Tidur

 

ed-sheeran-1535480227

Mendengarkan musik memiliki banyak manfaat, salah satunya terkait dengan membantu tidur. Sebuah penelitian bahkan mengungkapkan lagu apa saja yang sering digunakan seseorang untuk membantu dirinya terlelap.

Mengutip Medical Daily pada Selasa (20/11/2018), sebuah survei melihat lebih dari 600 peserta tentang penggunaan musik untuk tidur. Kebanyakan dari mereka menyatakan bahwa karya Johann Sebastian Bach adalah yang paling populer didengarkan sebelum tidur.

Sementara, karya-karya dari Ed Sheeran, Wolfgang Amadeus Mozart, Brian Eno, Coldplay, dan Frederic Chopin menjadi musik yang paling sering didengarkan sebelum tidur. Lebih dari 30 persen peserta mengatakan musik klasik paling membantu mereka untuk tidur.

engutip New York Post, studi dari University of Sheffield ini merujuk 545 seniman dan diterbitkan dalam jurnal PLOS One.

Studi tersebut juga memperlihatkan persentase jenis musik yang banyak digunakan untuk membantu seseorang terlelap. Selain klasik (31,96 persen), mereka adalah rock (10,82 persen), pop (7,47 persen) dan akustik (6,7 persen).

Beberapa jenis musik lain yang terdengar aneh termasuk metal (3,35 persen), elektronik (2,58 persen) dan house music (0,77 persen).

Sebanyak 35,98 persen responden mengatakan mereka menggunakan musik untuk tidur paling tidak setiap minggunya. Sementara, 4,22 persen mengatakan mereka mendengarkan lagu pengantar tidur setiap malamnya.

5 Video Musik Pop Bertema Horor

DSCF2161

 

 

 

Happy Halloween!

Setiap tanggal 31 Oktober adalah masanya untuk mengenakan kostum seru yang sudah disiapkan jauh-jauh hari dan kemudian bersenang-senang di pesta topeng yang meriah. Ternyata misalnya ternyata tidak atau belum ada undangan untuk Pesta Halloween, ya mengapa tidak menghabiskan waktu di rumah saja?

Halloween-an di rumah juga tidak kalah fun. Sendiri, atau ajak sahabat-sahabat terdekat, bukan masalah. Yang penting apa yang bisa dilakukan di homemade Halloween kali ini. Marathon nonton film horor tentu masuk agenda. Tapi kalau terasa terlalu panjang, kenapa tidak menyaksikan video musik bertema horor saja?

Video musik bertema horor memang bukan hal aneh bagi beberapa genre musik, seperti rock, hardcore, emo, atau industrial. Simak saja video-video dari Metallica, Korn, Nine Inch Nails, My Chemical Romance, atau Prodigy misalnya. Namun begitu, bukan berarti artis musik pop juga pantang berhoror-ria. Bahkan yang paling femomenal justru datang dari sang King of Pop itu sendiri, Michael Jackson’.

Siapa yang bisa melupakan video epiknya, untuk single klasik ‘Thriller’ (1982)? Bahkan saking “sinematis” video tersebut, ada juga versi panjang ‘Thriller’ dalam bentuk film pendek yang siap mencekam dengan barisan zombie menarinya. Lantas, selain ‘Thriller’, apa lagi kira-kira video musik pop yang tak kalah “seram”, namun berkesan dan layak menjadi teman di pesta Halloween ini?

Langsung simak saja 5 Video Musik Pop Bertema Horor Untuk Menemani Halloween di bawah ini:

01. Everybody (Backstreet’s Back) (Backstreet Boys)

 

 

Diambil dari album internasional kedua Backstreet Boys, “Backstreet’s Back” yang dirilis di tahun 1997, Everybody (Backstreet’s Back) adalah sebuah pop-dance bubbly yang cerah ceria. Tapi untuk urusan videonya, ternyata boyband ini memilih untuk memasukkan horor di dalamnya. Disutradarai Joseph Kahn, video ‘Everybody’ memang tidak seserius itu dalam urusan horornya, karena pada dasarnya adalah penghormatan dalam bentuk parodi untuk genre horor dan pastinya mengingatkan akan ‘Thriller’ milik Micheal Jackson. Jadi, ya tentunya bisa harapkan monster, zombie atau hantu yang nge-dance dengan sangat skillful dalam videonya dan dipastikan akan memeriahkan suasana.

02. Get Ur Freak On (Missy Elliott)

Hip-hop yang ditawarkan Missy Elliot dalam hit singlenya, ‘Get Ur Freak On’ mungkin kental dengan nuansa dance. Tapi mungkin karena ada kata “freak” di dalam lagunya, maka video musiknya pun memasukkan unsur-unsur “freak” tadi di dalamnya. Secara tone, video seperti memadukan nuansa gothic yang kelam dan neon yang gemerlapan. Video sendiri menampilkan banyak sosok “freak” yang mungkin agak menakutkan untuk dipandang, tapi memang terasa pas sebagai bagian dari narasi untuk videonya.

03. Bad Romance (Lady Gaga)

Ide horor dari video ‘Bad Romance’, monster hit milik Lady Gaga bukanlah bersifat supernatural, tapi lebih dekat ke psikologis dan thriller. Diceritakan jika Gaga diculik oleh sekumpulan supermodel dan kemudian dijual ke mafia Rusia. Plot ini seolah melambangkan hubungan tak sehat yang diindikasikan dalam lagunya, termasuk dalam adegan yang memperlihatkan Gaga “tereksploitasi”. Gambar-gambar di dalam video terkadang terkesan surreal, namun yang mungkin membuat seram sekaligus sedap dipandang adalah barisan penari dengan kostum serbah putih yang tak memperlihatkan wajah mereka. Gaya dance-nya lagi-lagi mengambil ‘Thriller’ sebagai pakem. Video ‘Bad Romance’ dikerjakan oleh sutradara kenamaan, Francis Lawrence (seri “The Hunger Games”).

04. Disturbia (Rihanna)

‘Disturbia’ adalah sebuah salah satu bagian dari track bernuansa EDM yang memanfaatkan nuansa horor di dalam konsep audio visualnya. Video musik single milik Rihanna ini dikerjakan oleh sutradara Anthony Mandler yang memang sudah sering membantu RiRi sebelumnya. Surealistik adalah horor yang ditawarkan ‘Disturbia’, lengkap dengan imaji sosok-sosok yang “mengerikan”. Bahkan RiRi sendiri terlihat seram dengan lensa kontaknya. Secara konsep, ‘Disturbia’ agak mirip dengan ‘Bad Romance’. Bahkan adegan dance dalam ‘Disturbia’, sebagaimana ‘Bad Romance’, pun terinspirasi dari ‘Thriller’ Michael Jackson.

05. Turn Me On (David Guetta feat. Nicki Minaj)

Masih semangat nge-dance di Halloween ini? Tenang, karena kita masih ada video EDM yang siap menghantarkan rasa horor di dalamnya, ‘Turn Me On’, yang merupakan kolaborasi antara David Guetta bersama Nicki Minaj. Dalam ranah horor ada yang namanya “body horror”, yaitu subgenre yang mengusung tentang alterasi fisik. Demikianlah yang diusung oleh video ‘Turn Me On’yang disutradarai oleh Sanji ini. Guetta berperan sebagai seorang ilmuan dan Minaj adalah hasil eksperimennya, sebuah (seorang?) boneka yang dihidupkan layaknya manusia. Adegan “pengulitan” mungkin agak sulit untuk disaksikan bagi yang tak biasa, tapi video ini memang seru untuk disimak karena alurnya sangat mengingatkan akan sebuah film.

Sumber

Love You Anymore – Michael Buble

michael-buble

Simak lirik lagu terbaru Michael Buble berikut ini, Love You Anymore.

 

Just because I wander ’round the places we would go

Hoping that I’d run into you one last time

Just because I never took your picture off my phone

Doesn’t mean that you’re still on my mind

Just because I accidentally slipped and said your name

Well I heard your song it makes me insecure

Just because I know I’ll never ever feel the same

Doesn’t mean I love you anymore

 

Am I lying to myself again

When I say you’re not the best I’ve ever had

Am I lying to myself again

When I say that I’m not missing you so bad

 

Just because I’m on my knees and swearing I would change

And I’d do anything to hear you say “I’m yours”

Just because I know I’ll never ever feel the same

Doesn’t mean I love you anymore

 

Am I lying to myself again

When I say you’re not the best I’ve ever had

Am I lying to myself again

When I say that I’m not missing you so bad

 

Just because I’m on my knees and swearing I would change

And do anything to hear you say “I’m yours”

Just because I know I’ll never ever feel the same

Doesn’t mean I love you anymore more

Doesn’t mean I love you anymore anymore anymore

Doesn’t mean I love you anymore

Michael Buble belakangan ini menyatakan niatnya untuk pensiun dari industri hiburan. Namun begitu, ia masih berfokus pada perilisan album terbarunya pada 10 November mendatang, Love.

“Love You Anymore” merupakan salah satu tembang andalan dari album barunya itu. Lagu ini memiliki irama yang cukup ceria namun dengan lirik yang syahdu.

Salah satu alasan Michael Buble untuk mudur dari dunia musik, adalah penyakit sang anak. Pada 2016, anak lelakinya yang kala itu baru berusia tiga tahun, Noah, didiagnosis menderita kanker hati.

Dalam sebuah wawancara dengan Today Show di Australia pada minggu lalu, Michael Buble bahkan sempat meneteskan air mata saat mengingat sang anak.

“Ini sungguh tak enak karena apa yang kami alami adalah hal terburuk yang bisa terjadi pada orangtua dan mungkin seorang manusia. Aku harap aku (yang sakit). Aku berulang kali berharap seperti itu,” tuturnya

 

Sumber

The 90s Festival

the 90's festival

Akselerasi Entertainment sebagai event promotor The 90’s Festivalakan menghadirkan kembali kenangan masa 1990-an dalam sebuah festival nostalgia terbesar bertajuk The 90’s Festival 2018 yang rencananya akan diselenggarakan di Gambir Expo Kemayoran (Komp. JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat), Sabtu, 10 November 2018.

The 90’s Festival 2018 hadir dengan nuansa musik yang akan menjawab kerinduan para pelintas masa 90-an. Musikus-musikus terbaik dari masa 1990-an yang kini sulit ditemukan, bakal reuni kembali demi bermain di acara keempat The 90’s Festival ini.

Musikus-musikus era 1990-an yang namanya kini jarang terdengar namun lagunya selalu kita lantunkan hingga saat ini, akan bermain di The 90’s Festival 2018. Kuliner, buku, film, mainan, tokoh favorit, dan hal-hal lain yang sudah dirindukan oleh khalayak ramai, akan dihadirkan kembali di The 90’s Festival tahun ini.

Konsep The 90’s Festival (4th edition) yang ditawarkan oleh Akselerasi Entertainment sebagai promotor adalah dengan menghadirkan lebih dari 20-an artis dan musikus di era 1990-an, dalam dan luar negeri, serta menghadirkan 24 komunitas 1990-an yang membawa pengunjung bernostalgia ke era 1990-an.

Kali ini The 90’s Festival akan membawa pengunjung kembali bernostalgia dengan sederet artis dan musisi papan atas di Era 90-an. Di antaranya: The Moffatts Reunion, Blue, Padi Reborn, Sheila On 7, Java Jive, Lingua, Be3, Bunga, Kidnap Katrina, Iwa K, Sweet Martabak, Protonema, Funky Kopral, /rif, Fatur & Nadila, Dian Pramana & Deddy Dhukun (2D), Wayang, Tic Band, Sket, Bayou dan Cherry Bombshell akan mengisi The 90’s Festival 2018.

The Moffatts, Band asal Kanada yang beraliran Pop/Rock sempat membawa hitsnya berada di puncak chart Asia, tentu namanya sudah tidak asing lagi dikalangan pencinta musik 90-an. Band yang juga terkenal dengan hits nya yang berjudul “Miss You Like Crazy” setelah 18 tahun namanya tidak terdengar di dunia musik.

Akhirnya, The Moffatts kembali hadir dalam formasi lengkap yang anggotanya terdiri dari 4 bersaudara, yaitu Scott, Clint, Bob dan Dave Moffatts. Mereka akan menjawab kerinduan para penikmat musik dengan konsep reuni untuk pertama kalinya hanya di The 90’s Festival 4th edition.

Blue, Boyband yang beranggotakan Antony Costa, Duncan James, Lee Ryan dan Simon Webbe akan menghibur para fans setianya dengan membawakan hits-hits terbaiknya seperti “All Rise”, “One Love”, dan “Guilty”, ada di The 90’s Festival.

Festival nostalgia terbesar ini akan dihelat dalam empat panggung musik yang akan diisi dengan line up artist yang telah disebut di atas. Tak hanya musik, kita juga akan disuguhkan dengan permainan yang mengingatkan pada era 1990-an, kuliner, serta dekorasi khas tahun 1990an yang dipastikan akan membuat nuansa nostalgia semakin terasa.

Pembelian tiket dapat dibeli di http://www.the90sfestival.com atau di tiket partner terdekat. Tiket dibanderol dengan harga Rp. 550.000 untuk katagori festival dan kuota yang tersedia akan segera habis. Sedangkan untuk kategori Superfestival adalah Rp. 1.400.000. Untuk kategori Superfestival, kuota yang tersedia jumlahnya sangat terbatas.

“Sebaiknya segera membeli tiket di presale, karena kuotanya tidak banyak, nanti menyesal kalau sudah kehabisan,” ucap Arinda, Public Relation dari Akselerasi Entertainment.

 

Sumber