Selamat Hari Batik Nasional.

batik non formal.jpg

 

 

Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO. Pada tanggal ini, beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah dan pegawai BUMN hingga pelajar disarankan untuk mengenakan batik.

Pemilihan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober berdasarkan keputusan UNESCO yaitu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, yang secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia.

Sumber

Advertisements

Soundtrack Crazy Rich Asians part 2

crazy-rich-asians-poster-1533749856

 

 

 

 

11. Wo Yao Ni De Ai (I Want Your Love – I Want to be My Baby) – Jasmine Chen 

 

Setelah muncul pada adegan pesta Tan Hua, Jasmine Chen kembali hadir dalam film dengan menyanyikan Wo Yao Ni De Ai pada resepsi pernikahan Colin dan Araminta. Adapun, walaupun telah membuat koreografi untuk sepanjang lagu, banyak adegan dipotong termasuk dansa antara Astrid (Gemma Chan) dan Charlie (Harry Shum Jr.) yang diputuskan disimpan untuk film kedua.

12. Yellow – Katherine Ho

Pada awalnya, Yellow tidak diijinkan oleh Coldplay untuk masuk dalam soundtrack Crazy Rich Asians karena kata ‘yellow’yang mengandung konotasi negatif pada kaum Asia. Walaupun demikian, Jon M. Chu tidak menyerah dan memutuskan untuk menulis surat pribadi kepada Coldplay. Beberapa jam kemudian, ijin tersebut diberikan dan hingga saat ini lagu yang dinyanyikan kembali dalam bahasa Mandarin oleh Katherine Ho dalam film (dimainkan saat Nick melamar Rachel di pesawat) ini menjadi lagu yang paling sering diputar dari soundtrack ini.

13. Vote – Miguel

Dinyanyikan oleh Miguel, lagu Vote menjadi satu dari sedikit lagu berbahasa Inggris yang hadir dalam soundtrack Crazy Rich Asians. Adapun, Vote menjadi lagu pertama yang diputar untuk menutup kredit Crazy Rich Asians (termasuk pada adegan mid-credit scene)

14. Money (That’s What I Want) – Cheryl K (feat. Awkwafina)

Selain berperan sebagai Peik Lin, Awkwafina juga menyumbang bakat rapnya dalam lagu Money (That’s What I Want). Lagu ini diputar pada kredit usai lagu Vote yang dinyanyikan oleh Miguel.

 

Sumber

Head Above Water – Avril

 

avril head abouve

 

Penyanyi Avril Lavigne menandai kembali ke industri musik lewat sebuah lagu baru yang dirilis tadi malam, Kamis (20/8).

Lagu berjudul ‘Head Above Water’ itu merupakan lagu perdana Lavigne setelah vakum selama lima tahun.

Dengan irama balada piano yang khas, lagu ini berbicara soal perjuangan wanita berusia 33 tahun itu melawan penyakit Lyme yang diderita.

“Terima kasih telah menunggu dengan sabar saat saya berjuang dan masih terus berjuang dalam pertempuran seumur hidupku,” tulisnya dalam sebuah surat yang ditujukan untuk penggemarnya, dikutip dari Vogue pada Kamis (20/9).

Lebih lanjut, tutur Lavigne, lagu ini ditulisnya setelah berpikir dalam kondisi sekarat, antara hidup dan mati melawan penyakit yang diderita dari atas tempat tidurnya.

Pada satu titik, ia mengaku dapat bangkit dan mendapatkan pertolongan dari Tuhan.

Sejak itu, dia pun merasa banyak mendapat inspirasi untuk menciptakan karya musik.

God, keep my head above water/ Don’t let me drown, it gets harder/ I’ll meet you there at the altar/ As I fall down to my knees/
Don’t let me drown, drown, drown/ Don’t let me, don’t let me, don’t let me drown,” lantunnya.

Dalam lagu yang menggambarkan pengalaman spiritualnya itu, Lavigne turut menyuguhkan melodi piano yang lembut.

Irama lagu barunya ini tak jauh berbeda dengan gaya musik Lavigne di lagu ‘I’m With You’ yang dirilis pada 2002 silam.

Seiring peluncuran lagu perdana yang dianggap Lavigne sebagai semangat awal ‘kelahiran’ dirinya kembali, ia turut mengajak penggemar untuk terlibat dalam kampanye yang digagas yayasan miliknya.

Nantinya, hasil kampanye berupa penjualan kaus akan diberikan kepada individu yang terkena penyakit Lyme dan tidak mampu membayar perawatan mereka sendiri.

“Melawan penyakit Lyme merupakan pertarungan yang sangat berat yang pernah saya lakukan. Dan ini belum berakhir. Menulis musikyang saya bagikan pada kalian hari ini membantu saya untuk sembuh,” tulisnya pada unggahan di akun Instagram.

“Gabunglah bersama saya dan The Avril Lavigne Foundation untuk melawan penyakit Lyme,” tambahnya.

 

Sumber

SPMC Beri Kesempatan kepada Disabilitas untuk Bermusik.

 

 

DSCF2510

 

Musik adalah alunan nada yang bersifat universal. Siapa pun boleh mendendangkannya, tak terkecuali penyandang disabilitas. Itulah konsep yang dibangun oleh pemilik Serenata Private Music Course (SPMC) Aldis Priandrani.

“Kami tidak memandang bentuk fisik, penampilan atau apapun yang terkait dengan fisik. Yang kami nilai adalah bagaimana seseorang mampu bernyanyi atau memainkan alat musik dengan indah. Karenanya lomba bermusik dan bernyanyi yang kami gelar terbuka bagi siapa pun,” kata Aldis, Minggu (16/9).

Sabtu (15/9) bertempat di Bekasi, puluhan peserta mengikuti lomba bermusik dan bernyanyi yang digelar SPMC. “Lomba ini kami adakan setiap tahun. Tujuannya untuk mencari bintang dan mencari bakat musik dan bernyanyi baik untuk anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua. Ada 2 part, part 1 lomba untuk usia 7-9 tahun, 13 tahun ke atas yang kami gelar kemarin. Kostum yang mereka pakai bernuansa tropical. Kami sediakan trofi untuk 6 pemenang, dan 1 trofi untuk pemenang kostum terbaik,” tandas Aldis.

Sementara itu pada Oktober nanti, pihaknya juga akan menggelar part 2 untuk lomba usia 4-6 tahun dan usia 10-12 tahun. “Untuk lomba tersebut yang kami namakan part 2 kostumnya bertema halloween. Ini untuk menarik minat anak-anak dalam bermusik yang bernuansa halloween,” tukasnya.

Aldis berpesan khusus untuk penyandang disabilitas agar tidak ragu menunjukkan kebolehannya dalam olah seni. “Tidak sedikit disabilitas yang memiliki bakat yang luar biasa dalam bermusik atau bernyanyi. Tahun lalu bahkan juara pertama diraih oleh penyandang tunanetra yang bermain drum. Saya sendiri melatih sejumlah anak berkebutuhan khusus seperti penyandang autis, down syndrome, dan anak hyperaktif. Mereka juga memiliki potensi, tinggal bagaimana kita dengan sabar dan penuh kasih memoles bakat mereka,” pungkasnya.

Sumber

Soundtrack Crazy Rich Asians part 1

crazy-rich-asians-poster-1533749856

 

1. Jasmine Chen –  Waiting For Your Return

Menjadi lagu pembuka kredit Crazy Rich AsiansWaiting For Your Return pertama kali dinyanyikan oleh Zhou Xianpada tahun 1937. Selama beberapa dekade, lagu ini dinyanyikan kembali oleh banyak penyanyi termasuk Teresa Teng. Dalam film, lagu ini dinyanyikan oleh Jasmine Chen, penyanyi Jazz asal Tiongkok yang turut mengisi beberapa lagu lain dalam soundtrack ini.

2. Money (That’s What I Want) – Cheryl K

Dirilis tahun 1963, versi orisinal Money (That’s What I Want) dinyanyikan oleh Barrett Strong. Dalam film, lagu ini dinyanyikan oleh Cheryl K, penyanyi Malaysia yang pada awalnya mengikuti audisi untuk peran dalam film dengan menyanyikan lagu Mamma Knows Best (Jessie J). Adapun, dalam film Money (That’s What I Want) dinyanyikan setengah dalam bahasa Mandarin dan setengah lagi dalam bahasa Inggris.

 

3. Wo Yao Ni De Ai (I Want Your Love – I Want to be My Baby) – Grace Chang

Wo Yao Ni De Ai merupakan salah satu lagu terpopuler dari penyanyi Jazz asal Hongkong, Grace Chang atau yang dikenal dengan nama Ge Lan. Dalam film, lagu ini diputar ketika Rachel Chu (Constance Wu) dan Nick Young (Henry Golding) tiba di Singapura dan melakukan petualangan kuliner di pasar malam.

4. My New Swag – VaVa (feat. Ty. dan Nina Wang)

Selain berisi lagu-lagu pop modern yang dinyanyikan dalam bahasa Mandarin, soundtrack Crazy Rich Asians juga memuat lagu dari Ratu Rap Tiongkok, Vava yang berjudul My New Swag. Uniknya, lagu ini menggabungkan ketukan dan musik hip-hop dengan melodi tradisional Tiongkok

5. Give Me a Kiss – Jasmine Chen

Lagu kedua yang dinyanyikan oleh Jasmine Chen dalam soundtrack adalah Give Me A Kiss. Dinyanyikan versi mandarinnya oleh Zhang Lu, lagu ini merupakan adaptasi dari lagu berbahasa Inggris Patsy Cline yang berjudul Seven Lonely Days

6. Ren Sheng Jiu Shi Xi – Yao Lee

Selain Grace Chang, penyanyi asal Tiongkok terkenal lainnya yang masuk ke dalam soundtrack Crazy Rich Asians adalah Yao Lee. Lagu dari penyanyi yang mengawali karirnya pada usia 14 tahun ini diputar ketika Rachel dikenalkan kepada Shang Su Yi (Lisa Lu), nenek Nick.

7. Ni Dong Bu Dong (Do You Understand) – Lilan Chen

Lagu Mandarin abad 20 lain yang turut hadir dalam soundtrack adalah Ni Dong Bu Dong (Do You Understand) yang dinyanyikan oleh Lilan Chen. Dalam film, lagu ini diputar ketika pesta bujang yang diadakan oleh Bernard Tai (Jimmy O. Yang) untuk Colin Khoo (Chris Pang).

8. Wo Yao Fei Shang Qing Tian – Grace Chang

Dinyanyikan oleh Grace Chang, Wo Yao Fei Shang Qing Tian pertama kali hadir dalam soundtrack dari film Air Hostess (1959) Dalam film, lagu ini diputar ketika Rachel datang berkunjung ke rumah Nick untuk membuat pangsit bersama keluarga besar kekasihnya.

9. Material Girl (200 Du) – Sally Yeh

Dipopulerkan oleh Madonna, Material Girl (200 Du) dinyanyikan kembali dalam bahasa Kanton oleh Sally Yeh. Mengiringi adegan make over Rachel sebelum ke pesat pernikahan Colin, kepada Entertainment Weekly  Gabe Hilfer(supervisor musik Crazy Rich Asians)  bahwa versi cover ini cocok dengan adegan tersebut.

“Itu hanya sangat sempurna… Kami telah mencoba yang lain di sana, dan adegan tersebut pada awalnya lebih panjang dan berbeda, namun ketika kami mengkosolidasikan dan menutupinya, itu hanya terasa sangat sempurna untuk adegan ini.”

10. Can’t Help Falling in Love – Kina Grannis

Sejak awal pembuatan film, baik Jon M.Chu maupun Gabe Hilfer telah memutuskan untuk menggunakan lagu Can’t Help Falling in Love (Elvis Presley) untuk adegan pernikahan Crazy Rich Asians. Familiar dengan Kina Grannis, penyanyi keturunan Jepang-Amerika yang sebelumnya telah menyanyikan kembali lagu ini, Grannis untuk merekam kembali untuk menyesuaikan tempo dengan adegan ketika Araminta Lee (Sonoya Mizuno) menyusuri lorong pernikahan yang dialiri air.

“Itu adalah lagu pernikahan yang begitu indah, dan kami ingin menyesuaikannya untuk ketika air membanjir jalur dan sang pengantin masuk. [Kina] ingin berpartisipasi dan memiliki waktu, dan saya benar-benar merasa dia menambah elemen keanggunan dan kelas,” ungkap Hilfer kepada Entertainment Weekly.

 

Sumber

KARD

kard

 

 

 

 

KARD (Hangul: 카드, also stylized as K.A.R.D or K♠RD) is a South Korean mixed gender group formed by DSP Media. They are composed of four members J.seph, B.M, Somin and Jiwoo. They officially debuted on July 19, 2017 with the EP Hola Hola

Formation

Somin was previously a member of DSP Media’s Japan-based girl group Puretty, which disbanded two years after its debut in 2012. She later joined Kara Project, where she competed to become a new member of KARA and finished in second place On August 24, 2015, she debuted as leader of DSP Media’s girl group April, but she decided to depart from the group on November 9.

J.seph trained for five years, and BM trained for four and a half years under DSP Media. DSP Media planned to debut them in a hip-hop duo, but later the plans changed.

Prior to debut, BM was featured in Goo Ha-ra’s song “La La La” from her 2015 debut EP Alohara (Can You Feel It?), and was also her dance partner for the music video and live performances of its lead single “Choco Chip Cookies”.

The last member of the group was Jiwoo, who had trained under FNC Entertainment for two years and moved to DSP Media in 2016, where she only trained for two months before debuting with KARD.

2016–present: Project singles, debut with Hola Hola, Wild Kard 2017, You & Me and Ride on the Wind

On December 13, 2016, they released their first project single titled “Oh NaNa” featuring Heo Young-ji as a “hidden card”. They planned to release three project singles before their official debut. Their follow-up project single “Don’t Recall” was released on February 16, 2017, followed by its English version on March 1. Their third and final project single, titled “Rumor”, was released on April 24. After its release, the single charted at #1 in 13 countries on iTunes’ K-Pop charts and ranked high on main iTunes charts in the U.S., Southeast Asia, and Europe.

The group held their first tour, 2017 The 1st Tour “Wild K.A.R.D” , in the United States between May–June 2017.

On July 19, they released their debut EP Hola Hola. The six-track EP contained their previous project singles, as well as the title track “Hola Hola”. They made their official televised performance on M Countdown on July 19.

Their Wild Kard Tour was held in September 2017, with five European dates in London, Lisbon, Madrid, Milan, and Rotterdam, and five North American dates in Minneapolis; Washington, D.C.; New York City; Miami; and San Francisco.

The group released their second EP, You & Me, on November 21 with the song “You In Me” serving as the title track.

The group released their third EP, Ride on the Wind, on July 25, 2018.

Members

  • J.Seph (제이셉)
  • B.M (비엠)
  • Jeon So-min (전소민)
  • Jeon Ji-woo (전지우)

 

 

Sumber

Konser Cinta & Rock n Roll

konser cinta & rock n roll

 

Akhir pekan ini, Jakarta punya sajian acara musik yang seru. Konser Cinta & Rock N Roll akan menghentak dengan menghadirkan band rock papan atas.

Dari media sosialnya, Konser Cinta & Rock N Roll rencananya akan digelar pada 15 September 2018. Acara tersebut bakal dimulai pukul 20.00 WIB.

Konser Cinta & Rock N Roll rencananya berlangsung di Livespace Lot 8 SCBD, Jakarta Selatan.

Sederet band rock keren sudah siap menjadi pengisi acaranya. Mereka adalah Elephant Kind, NTRL, Gugun Blues Shelter, dan Kelompok Penerbang Roket.

Saat ini, tiket sudah bisa didapatkan di beberapa situs penjualan tiket online. Konser Cinta & Rock N Roll mematok Rp 150 ribu untuk satu tiketnya.

Sumber